Pendapatan Gunungkidul 2025 Capai Rp2,067 Triliun, PAD Lampaui Target
Pendapatan Gunungkidul 2025 mencapai Rp2,067 triliun. PAD melampaui target, namun DPRD masih memberi sejumlah catatan untuk belanja dan infrastruktur.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul memastikan pembangunan gedung BPBD tetap dilanjutkan di tahun ini. Ditargetkan di 2021, gedung tersebut sudah bisa digunakan untuk perkantoran.
Kepala Seksi Bangunan Gedung dan Tata Bangunan, Bidang Cipta Karya, DPUPRKP Gunungkidul, Nanang Irawanto mengatakan, refocusing anggaran yang dilakukan pemkab berdampak terhadap program pembangunan infrastruktur. Hal ini terlihat adanya penundaan pembangunan rumah sakit Bedoyo yang nilainya mencapai Rp13 miliar.
Meski demikian, tidak semua pembangunan dihapuskan karena lanjutan untuk gedung BPBD bisa dilanjutkan tahun ini. Hanya saja, ada pengurangan pagu anggaran dari Rp4 miliar menjadi Rp3,5 miliar.
“Berkurang sekitar Rp500 juta karena terkena refokusing anggaran,” kata Nanang kepada wartawan, Selasa (13/4/2021).
Baca juga: Fenomena Cahaya Muncul di Langit Seusai Gempa Malang, Begini Penjelasan BMKG
Dia menjelaskan, untuk proses pada saat sekarang masih review DED, guna mengakomodasi kantor Pusdalops di lantai dua. Meski demikian, kajian ulang ini tidak mengganggu dalam perencaan karena program harus selesai di akhir 2021 sehingga mulai bisa digunakan di tahun depan.
Nanang mengakui meski tetap dilanjutkan, adanya pemangkasan anggaran berdampak terhadap target penyelesaian. Seharusnya gedung BPBD bisa selesai penuh di akhir tahun, namun karena dampak dari refokusing ada beberapa pengerjaan yang harus diselesaikan tahun depan. “Misalnya pengerasan halaman belum bisa dan akan diselesaikan di 2022. Meski demikian, pengerjaan itu tidak mengganggu target pengoperasian,” katanya.
Menurut dia, untuk penyelesaian juga sudah membuat jadwal dari mulai proses lelang hingga pelaksanaan pembangunan. “Mudah-mudahan akhir bulan ini bisa lelang dan dua bulan kemudian bisa pengerjaan. Kalau terlaksana, maka target selesai akhir tahun bisa tercapai,” katanya.
Kepala Bidang Cipta Karya, DPUPRKP Gunungkidul, Agus Subaryanta mengatakan, pembangunan gedung BPBD sudah dimulai sejak 2019. Namun demikian, program sempat terhenti karena adanya pandemi corona. “Tahun lalu [2020] sempat dianggarkan tapi terkena refokusing untuk penangan corona sehingga dianggarkan lagi di tahun ini,” kata Agus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pendapatan Gunungkidul 2025 mencapai Rp2,067 triliun. PAD melampaui target, namun DPRD masih memberi sejumlah catatan untuk belanja dan infrastruktur.
Inflasi Juni 2026 capai 3,34%. Menkeu sebut dipicu BBM dan pangan, diprediksi segera mereda karena faktor musiman.
Pemerintah resmi terapkan B50 mulai 1 Juli 2026. Pakar ITB sebut aman untuk mesin diesel, emisi lebih rendah.
Daftar agenda Jogja Juli 2026: IFBC, festival layangan, geopark night, INACRAFT hingga scooter parade. Gratis dan seru!
Pemkab Bantul turunkan tiket pantai barat jadi Rp5.000 mulai 1 Juli 2026. Strategi dongkrak wisata dan ekonomi pesisir.
Program BSPS naik jadi 400 ribu unit. Pemerintah beri KUR bunga rendah dan pembiayaan murah untuk masyarakat berpenghasilan rendah.