Tiga Buah Lokal Jogja Diajukan untuk Sertifikasi Varietas
“Tahun ini kita mau proses (sertifikasi) tiga tanaman lokal. Ada alpukat Surokarsan, pisang Morosebo dan pisang Gendruwo,”
Ilustrasi/Antara-Aloysius Jarot Nugroho
Harianjogja.com, JOGJA—Sekolah yang siap menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) di DIY terus bertambah. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menyebut empat sekolah siap memulai memulai pembelajaran luring menyusul sembilan sekolah yang sudah selesai uji coba.
Sembilan sekolah yang sudah menjajal PTM di masa pandemi Covid-19 adalah SMAN 1 Pajangan Bantul, SMAN 1 Gamping Sleman, SMKN 1 Wonosari Gunungkidul, SMKN 1 Jogja, SMAN 1 Sentolo Kulonprogo, SMAN 2 Playen Gunungkidul, SMKN 1 Pengasih Kulonprogo, SMKN 1 Bantul, dan SMKN 1 Depok Sleman.
BACA JUGA: Kemendikbud Jelaskan Alasan Nama KH Hasyim Asy\'ari Hilang dari Kamus Sejarah
“Uji percontohan sembilan sekolah sudah selesai [evaluasi dua pekan], paling tidak ada empat sekolah sudah siap [menyusul untuk menggelar PTM],” kata Kepala Disdikpora DIY, Didik Wardaya, Selasa (20/4).
Didik tidak menyebutkan empat sekolah tersebut. Vaksinasi terhadap guru dan tenaga kependidikan di empat sekolah itu sudah selesai.
Menurut dia, sebenarnya banyak sekolah yang sudah siap dari sarana prasarana pendukung protokol kesehatan. Namun dari vaksinasi guru dan tenaga kependidikan di sekolah-sekolah itu belum selesai.
PTM akan dijalankan dengan protokol kesehatan yang ketat. Guru yang tinggal di zona merah dan oranye serta mengalami kondisi tertentu, seperti hamil, tidak diperkenankan untuk masuk sekolah. Didik juga meminta semua orang tua yang anaknya flu, batuk, atau sakit tenggorokan bisa melaporkan langsung kepada sekolah sehingga tidak perlu mengikuti PTM.
Didik mengatakan kemungkinan besar Ujian Akhir Semester (UAS) 2020/2021 akan dilakukan secara tatap muka pada Juni mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
“Tahun ini kita mau proses (sertifikasi) tiga tanaman lokal. Ada alpukat Surokarsan, pisang Morosebo dan pisang Gendruwo,”
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.