Gus Palsu Tipu Warga Boyolali Rp105,3 Juta, Uang Dipakai Judi Online
Residivis WAG alias Gus W menipu warga Boyolali Rp105,3 juta dengan modus ritual spiritual. Uang hasil kejahatan dipakai untuk judi online.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA-- Dinas Kesehatan (Dinkes) Jogja menyelenggarakan vaksinasi massal untuk calon jemaah haji nonlansia, atau di bawah usia 60 tahun. Menurut Kepala Dinkes Jogja, Emma Rahmi Aryani, peserta vaksinasi massal yang berada di parkir Barat Kebun Binatang Gembira Loka ini berjumlah 600 orang.
"Terdiri dari calon jemaah haji di bawah 60 tahun, ada guru SMA SMK yang kemarin sisa-sisa dari Aparatur Sipil Negara [ASN] Kota Jogja [pada vaksinasi] massal sebelumnya," kata Emma, Selasa (20/4/2021).
Adapula peserta vaksin dari ASN vertikal seperti Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional, Badan Pengawas Obat dan Makanan, serta lainnya.
BACA JUGA: Warga Jogja! Begini Cara Cepat Dapat Vaksinasi Covid-19 Meski Bukan Prioritas
Vaksin untuk vaksinasi massal ini menggunakan jenis Sinovac. "Sekarang selisih dosis pertama dan kedua 28 hari, karena disesuaikan terutama dengan pelaksanaan massal agar tidak kebingungan," kata Emma.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Residivis WAG alias Gus W menipu warga Boyolali Rp105,3 juta dengan modus ritual spiritual. Uang hasil kejahatan dipakai untuk judi online.
Gempa M6,2 mengguncang Parigi Moutong dan terasa di Palu. BMKG menyebut gempa tidak berpotensi tsunami. Gempa M6,3 juga mengguncang Simalungun.
Rhoma Irama kembali tampil di Malaysia setelah sekitar 20 tahun absen. Bersama Soneta, ia mengguncang Latihan Pestapora di Kuala Lumpur.
Uni Eropa menawarkan satelit Copernicus untuk membantu pencarian korban gempa NTT M7,7 yang menewaskan 47 orang.
Prabowo paling sering menyebut kata Indonesia dalam pidato kenegaraan 2026, disusul rakyat, tahun, anak, sekolah, hingga BUMN.
Gempa 7,7 SR di Flores NTT menewaskan 38 orang. Pemerintah kirim 50.000 paket sembako dan kerahkan TNI untuk evakuasi korban.