Balita Kejang di Malam Hari, Pasien JKN Dapat Penanganan Cepat
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
Simulasi penerapan protokol kesehatan di pintu masuk objek wisata Kalibiru, Senin (29/6/2020)/Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, JOGJA--Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY, Berty Murtiningsih menyatakan berdasarkan data angka kematian akibat Covid-19 di DIY didomonasi oleh warga lanjut usia atau lansia. “Lebih dari 80 persen [kematian akibat Covid adalah lansia],” kata Berty, Rabu (21/4/2021).
Dia mengakui bahwa saat ini penularan Covid-19 masih cukup tinggi sehingga perlindungan keterpaparan pada lansia sangat diperlukan. Berty juga meminta protokol kesehatan harus selalu dilakukan kapanpun dan dalam situasi apapun, bahkan meski vaksinasi telah dilakukan, karena vaksinasi tidak menjamin orang untuk tidak terpapar Covid-19, melainkan mengurangi resiko keparahan yang ditimbulkan dari virus SARS CoV-2 penyebab Covid-19.
BACA JUGA : Ditemukan Banyak Pelanggaran Penerapan Prokes
“Melindungi lansia yang merupakan kelompok masyarakat yang paling berisiko bila terpapar Covid-19,” kata Berty.
Dia belum bisa memastikan kenaikan kasus positif Covid dan kematian di DIY terjadi karena faktor libur Paskah beberapa, waktu lalu karena perlu analisa lebih jauh.
“Yang jelas penularan masih terjadi di masyarakat dan lansia adalah kelompok rentan yang perlu dilindungi, mestinya prokes harus terus jadi hal yang utama dipotimalkan. Bila prokes kendor, ya penularan pasti akan terjadi, lansia yang paling rentan akan menjadi korbannya,” ujar Berty.
Disinggung soal ketersediaan tempat tidur atau bed khusus Covid-19, Berty mengatakan kapasitas tempat tidur khusus pasien Covid-19 di rumah sakit baik yang critical maupun non-critikal mash sekitar 40%, “Jadi [kapasitas bed khusus pasien Covid-19] tidak masalah,” ujarnya.
BACA JUGA : Pasar Tumpah Diingatkan soal Penerapan Prokes
Berdasarkan data Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY, angka kematian sampai 20 April 2021 sebanyak 910 kasus. Angka harian kasus kematian fluktuatif atau naik turun. Per 20 April ada empat kasus, 19 April enam kasus, 18 April enam kasus, 17 April sembilan kasus, 16 April enam kasus, 15 April lima kasus, 14 April lima kasus, 13 April tujuh kasus, 12 April tiga kasus, 11 April enam kasus, 10 April tujuh kasus, 9 April enam kasus, dan 8 April lima kasus.
Pemakaman
Sementara itu berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY, jumlah jenazah yang dimakamkan sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19 sampai Sabtu (17/4) lalu sebanyak 1.661 orang. Data tersebut terhitung sejak 30 Maret 2020 lalu.
Sekretaris Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY, Biwara Yuswantana mengatakan data 1.661 tersebut yang dimakamkan dengan protokol Covid-19 itu dilakukan oleh tim BPBD DIY dan BPBD kabupaten kota serta satgas Covid-19.
Menurut dia tidak semua jenazah yang dimakamkan sesuai protokol Covid-19 itu adalah terkonfirmasi positif Covid-19, namun juga ada probable dan suspek karena hasil diagnosa dari rumah sakit yang belum keluar. Pihaknya akan memakamkan dengan protokol Covid-19 setelah ada pernyataan dari rumah sakit dan keluarga pasien.
“Kalau [jenazah] diagnosis penyakit menular atau yang belum keluar hasilnya diterapkan protokol kesehatan Covid-19, sifatnya antisipasi jangan sampai pemakaman bisa menjadi potensi penularan,” ucap Biwara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
Perusahaan AS mulai beralih dari AI premium ke model yang lebih murah demi efisiensi biaya. Tren ini mengubah persaingan OpenAI, Anthropic, dan pengembang AI Ch
Parlemen Jepang mengesahkan RUU ibu kota kedua untuk menyiapkan pusat pemerintahan cadangan jika Tokyo lumpuh akibat bencana
Lisa Blackpink raup Rp 217 miliar dari Piala Dunia 2026. Pendapatan ini dari penampilan dan iklan, mengalahkan Justin Bieber
Jurgen Klopp resmi jadi pelatih Timnas Jerman dengan ancaman mundur jika keluarga diganggu. Ini puncak kariernya. Simak selengkapnya.
Rekomendasi tablet murah terbaik 2026 untuk kuliah dan kerja. Mulai Rp2 jutaan, pilih Infinix, Redmi, Tecno, Samsung, atau Xiaomi