OJK Catat Pembiayaan Investasi Multifinance Rp167,89 Triliun
OJK mencatat pembiayaan investasi multifinance turun 5,33% menjadi Rp167,89 triliun pada semester I/2026.
Ilustrasi pemudik./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, BANTUL--Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta meminta warga Bantul yang telanjur mudik Lebaran agar menaati protokol kesehatan dengan melakukan isolasi sebelum bersosialisasi ke masyarakat.
"Seusai aturan pemerintah dalam pencegahan penularan COVID-19 pada masa Lebaran, masyarakat yang terlanjur mudik harus melakukan isolasi selama lima hari, dan setelah itu melakukan \'tes rapid\' (tes cepat) antigen," kata Wakil Bupati Bantul Joko Purnomo di sela penyerahan bantuan fasilitas tempat isolasi atau selter kelurahan di Bantul, Kamis (29/4/2021).
Dia menjelaskan pelaku perjalanan atau pemudik yang tetap melaksanakan perjalanan bisa melakukan isolasi secara mandiri di rumah maupun di selter yang disediakan kelurahan sebelum berbaur dan beraktivitas di masyarakat.
BACA JUGA: 3 Motor Celaka di Jalan Wates, 1 Pengendara Tewas
Ia juga meminta peran aktif dari satuan tugas (satgas) kelurahan dan jajarannya dalam memantau kedatangan pemudik serta menjaga kedisiplinan masyarakat dalam pelaksanaan protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus corona.
"Jangan sampai kita kendor dalam menerapkan protokol kesehatan serta pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro supaya tidak terjadi klaster atau penularan baru setelah Lebaran nanti," kata dia.
Dia mengatakan dalam pengendalian dan pengawasan, terutama menghadapi masa Lebaran, pemkab telah berkoordinasi lintas sektoral, dan meminta kepada para lurah desa untuk memberdayakan anggota satlinmas dalam memantau kegiatan masyarakat.
"Kita upayakan pemenuhan sarana dan prasarana untuk pencegahan penularan dan mengajak menjaga semuanya untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan, karena apabila kendor akan berdampak besar," katanya.
Berkaitan dengan selter COVID-19 di kelurahan, ia mengatakan, meskipun sarana prasarana untuk selter telah dicukupi dan disiapkan, harapannya tetap tidak ada masyarakat yang menggunakan sebagai tempat perawatan dalam artian masyarakat tetap sehat.
"Kita siapkan segala keperluan sarana prasarana dan semoga tidak pernah dipakai dalam arti kita semua sehat, dan masyarakat dapat patuh terhadap aturan pemerintah terutama larangan mudik Lebaran," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
OJK mencatat pembiayaan investasi multifinance turun 5,33% menjadi Rp167,89 triliun pada semester I/2026.
Korban gempa M7,7 di Nagekeo, NTT bertambah menjadi 38 jiwa. Ribuan warga mengungsi, bandara, pelabuhan, dan fasilitas kesehatan terdampak.
Gempa M7,7 di Flores, NTT, menyebabkan 200 BTS mengalami gangguan di 10 kabupaten/kota. Komdigi bersama operator seluler melakukan pemulihan jaringan.
Menganggur bukan berarti keuangan harus berantakan. Simak 8 cara menghemat pengeluaran agar uang bertahan lebih lama saat belum memiliki pemasukan.
Nasib 5 pembalap MotoGP 2027 masih tanda tanya. Binder dan Morbidelli dikaitkan dengan WSBK, Miller pasti pergi, Rins cari jalan, Viñales paling galau. Simak se
Studi terbaru mengungkap mahasiswa yang kecanduan judi online memiliki risiko lebih tinggi mengalami depresi, kecemasan, hingga munculnya keinginan bunuh diri.