Terungkap! Dugaan Kekerasan Seksual 9 Tahun oleh Ayah di Sukoharjo
Kasus dugaan kekerasan seksual ayah terhadap anak selama 9 tahun di Sukoharjo diselidiki polisi. Korban alami trauma berat.
Ilustrasi vaksinasi Covid-19./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, SLEMAN--Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, mencatat hingga 1 Mei 2021 sebanyak 131.436 orang atau sekitar 71,99 persen warga sasaran telah menerima vaksinasi COVID-19 dosis pertama dari total 182.573 yang mendaftar.
"Sedangkan yang telah menjalani vaksinasi dosis kedua ada sebanyak 81.381 atau sekitar 44,58 persen," kata Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kabupaten Sleman Shavitri Nurmaladewi di Sleman, Minggu (2/5/2021).
Menurut dia, warga yang menjadi sasaran vaksinasi COVID-19 tersebut meliputi sumber daya manusia (SDM) kesehatan, pekerja publik dan warga lanjut usia (lansia).
"Vaksinasi untuk SDM kesehatan total mendaftar sebanyak 16.379, yang telah menerima dosis pertama ada sebanyak 19.026 atau sekitar 116,25 persen. Sementara yang telah menerima vaksinasi dosis kedua ada sebanyak 16.911 atau 103,33 persen SDM kesehatan," katanya.
BACA JUGA: Ini 2 Titik Penyekatan Wilayah di Kota Jogja
Ia mengatakan untuk vaksinasi COVID-19 sektor pekerja publik tercatat untuk yang mendaftar sebanyak 105.628, dan yang telah mendapatkan vaksinasi COVID-19 tahap pertama sebanyak 71.354 atau sekitar 67,55 persen.
"Sedangkan pekerja publik yang telah menerima vaksinasi COVID-19 dosis kedua tercatat sebanyak 48.882 sasaran atau 46,28 persen," katanya.
Shavitri mengatakan untuk vaksinasi COVID-19 bagi lansia tercatat yang mendaftar ada sebanyak 60.566 sasaran, dan yang telah menerima vaksinasi dosis pertama ada sebanyak 41.056 atau 67,628 persen.
"Kemudian sasaran lansia yang telah menerima dosis kedua sebanyak 15.588 atau sekitar 25,75 persen," katanya.
Ia mengatakan untuk total kasus COVID-19 di Kabupaten Sleman hingga 1 Mei 2021 tercatat total konfirmasi positif sebanyak 14.360 kasus, total pasien dinyatakan sembuh sebanyak 12.751 kasus dan meninggal dunia konfirmasi positif COVID-19 sebanyak 388 kasus.
"Sementara untuk penambahan kasus konfirmasi positif COVID-19 pada 1 Mei 2021 tercatat untuk kasus konfirmasi positif bertambah sebanyak 104 kasus, konfirmasi positif dinyatakan sembuh sebanyak 31 kasus dan satu kasus konfirmasi positif meninggal dunia," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kasus dugaan kekerasan seksual ayah terhadap anak selama 9 tahun di Sukoharjo diselidiki polisi. Korban alami trauma berat.
Akses parkir bus Abu Bakar Ali II Jogja diatur satu arah. Bus wisata wajib memutar lewat Stadion Kridosono menuju Malioboro.
Presiden Prabowo menyebut sejumlah negara kini meminta membeli beras dari Indonesia di tengah ancaman krisis pangan global.
Pendaki asal Riau patah tulang saat mendaki Gunung Rinjani. Tim TNGR dan EMHC lakukan evakuasi di jalur Pelawangan Sembalun.
DPP Gunungkidul menyiapkan strategi antisipasi gagal panen saat musim kemarau dengan percepatan tanam dan benih padi umur pendek
OJK menargetkan satu Bank Umum Syariah baru hasil spin-off terbentuk pada 2026 untuk memperkuat industri perbankan syariah nasional.