Mobil Listrik Bisa Bikin Mabuk Perjalanan? Ini Penyebabnya
Studi ungkap mobil listrik lebih rentan picu mabuk perjalanan. Simak penyebab dari pengereman regeneratif hingga layar besar dan cara mengatasinya.
ilustrasi curanmor. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, BANTUL - Nasib apes dialami oleh Ninin Suroso, warga Polengan, Bokoharjo, Prambanan, Sleman, Sabtu (8/5/2021) siang. Perempuan berusia 56 tahun ini harus kehilangan laptop kesayangannya saat berada di Jalan Munggur Petir, Dusun Deraman, Srimartani, Piyungan, Sabtu (8/5/2021) siang.
Kepala SPKT Piyungan Aiptu Sumitro, Minggu (9/5/2021) mengatakan peristiwa tersebut berawal dari langkah korban yang membiarkan laptopnya berada di sepeda motor saat dirinya masuk ke kios dagangannya. Setelah kembali ke sepeda motor, laptop tersebut ternyata sudah raib.
Korban juga sudah menanyakan ke warga sekitar terkait keberadaan laptop, namun mereka tidak mengetahuinya.Alhasil, Ninin pun akhirnya melaporkan peristiwa ini ke Polsek Piyungan.
“Kami langsung mengecek ke lokasi. Dan saat ini masih dalam penyelidikan. Kami berharap, masyarakat untuk lebih hati-hati dengan tidak meninggalkan barang berharga yang akan memancing kejahatan,” harapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Studi ungkap mobil listrik lebih rentan picu mabuk perjalanan. Simak penyebab dari pengereman regeneratif hingga layar besar dan cara mengatasinya.
Pengacara di Semarang diduga dikeroyok setelah melerai keributan di kafe. Tiga orang dilaporkan dan polisi memastikan kasus masih berjalan.
Ranu Regulo tetap dibuka meski sejumlah titik di Gunung Bromo terbakar. Wisatawan diminta waspada dan tidak menyalakan api.
Pemkab Gunungkidul menyalurkan alat bantu bagi kelompok difabel untuk menunjang aktivitas dan mendorong kemandirian.
Astra Financial dan OJK mengukuhkan 1.000 Duta OJK Peduli di Jogja untuk memperluas literasi keuangan hingga ke masyarakat.
Kemensos mencatat lebih dari 10,8 juta keluarga mengajukan usulan baru bansos dan 82 ribu keluarga disanggah hingga September 2026.