Anak Lahir Musim Panas Dinilai Lebih Rentan Terkena Flu
Studi terbaru ungkap anak lahir musim panas berisiko lebih tinggi terkena flu akibat jadwal vaksin yang tidak optimal.
Ilustrasi pemeriksaan Covid-19./ANTARA FOTO-Galih Pradipta
Harianjogja.com, BANTUL--Komisi D DPRD Bantul memastikan akann meminta klarifikasi dari Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat terkait dengan adanya aduan masyarakat mengenai praktik pemeriksaan Covid-19 secara mandiri dan berbayar dengan menggunakan fasilitas yang dibiayai oleh APBD Bantul.
“Kami mendapatkan laporan dari masyarakat terkait hal ini. Rencananya, besok [Senin, 10/5/2021] kami akan panggil Dinkes, untuk meminta klarifikasi,” kata Ketua Komisi D DPRD Bantul Enggar Suryo Jatmiko, Minggu (9/5/2021).
Menurut Miko-panggilan akrab Enggar Suryo Jatmiko, klarifikasi ini penting. Sebab, banyak warga yang tidak mengetahui terkait dengan keputusan dari Dinkes Bantul membuka pemeriksaan Covid-19 mandiri dan berbayar di puskesmas dan Labkesda Bantul. Apalagi, tarif yang dibebankan dinilai lebih tinggi daripada wilayah lainnya.
BACA JUGA: Pemerintah Larang Mudik, Penumpang KA Non-Mudik Naik 12,97 Persen
Terkait dengan harga yang dibebankan, Miko mengaku tidak mengetahui secara pasti. Hanya saja, laporan warga menyebutkan jika harga pemeriksaan Covid-19 mandiri di puskesmas dan Labkesda dinilai lebih tinggi dari wilayah lainnya.
“Untuk itu kami akan minta klarifikasi lebih dahulu. Sebab, fasilitas yang ada, seperti mobil PCR itu kan dibeli dengan uang APBD,” terang Miko.
Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Bantul Agus Budiraharja mengatakan penyediaan fasilitas pemeriksaan mandiri di puskesmas dan Labkesda Bantul sebagai antisipasi jika ada pemudik yang nekat balik ke Bantul.
“Untuk itu kami sediakan fasilitasnya,” kata Agus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Studi terbaru ungkap anak lahir musim panas berisiko lebih tinggi terkena flu akibat jadwal vaksin yang tidak optimal.
Promo tiket Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko masih berlaku hingga 3 Juli 2026. Ada buy 1 get 1, diskon tiket, dan promo naik candi.
BLT Kesra Rp900.000 belum dipastikan cair pada Juli 2026. Simak penjelasan terbaru, syarat penerima, dan cara cek status bansos.
Kelurahan Kadipaten mendorong pemanfaatan pekarangan pangan melalui pelatihan untuk memperkuat ketahanan pangan dan menambah penghasilan warga.
Mi Lethek Yu Murti di Srandakan Bantul naik kelas dengan kemasan modern. Kini dipasarkan di 50 toko dan omzetnya tembus Rp20 juta.
Cek jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Rabu 1 Juli 2026. Tarif hanya Rp12.000 dengan rute langsung dari Malioboro ke Pantai Parangtritis.