Dana Darurat Gunungkidul Rp8,6 Miliar Utuh, Baru Terpakai Rp459 Juta
Pemkab Gunungkidul menyiapkan dana darurat Rp8,64 miliar pada 2026. Hingga awal Juli, baru Rp459 juta digunakan untuk bencana dan kebutuhan mendesak.
Anggota SAR Satlinmas Wilayah II DIY saat mengawasi protokol kesehatan di Pantai Pulangsawal/Indrayanti, Kalurahan Tepus, Tepus, beberapa waktu lalu./Istimewa-Dinas Pariwisata Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sedikitnya 345 petugas gabungan akan diterjunkan untuk pengamanan dan pengawasan protokol kesehatan di kawasan wisata Gunungkidul supaya libur Lebaran dapat berjalan lancar serta jauh dari penularan virus Corona.
Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul Asti Wijayanti mengatakan sudah mempersiapkan untuk pelaksanaan libur lebaran mulai 14-23 Mei mendatang. persiapan melibatkan instansi lintas sektoral mulai dari organisasi perangkat daerah di lingkup pemkab, TNI-Polri, senkom, kelompok sadar wisata, kapanewon hingga pamong kalurahan.
BACA JUGA: Muhammadiyah Tetapkan Idulfitri 13 Mei 2021, Kemenag Gelar Sidang Isbat Besok
Menurut dia, fokus pelaksanaan untuk memastikan penerapan protokol kesehatan di area wisata sesuai dengan norma adaptasi kebiasaan baru.
Guna memastikan tidak ada klaster penularan, pemerintah sudah menyiapkan antisipasi seperti pengecekan suhu tubuh saat memasuki area wisata. Selain itu, ada juga penyediaan fasilitas tempat cuci tangan untuk mendukung protokol kesehatan. “Kami juga membatasi jumlah pengunjung sebanyak 50% dari kuota normal sehingga ada jaga jarak antar wisatawan. Selain itu, juga , dilakukan penyemprotan disinfektan untuk sterilisasi kawasan,” katanya kepada Harianjogja.com, Senin (10/5/2021).
Asti menuturkan selama libur Lebaran akan ada penambahan personel pegawasan di kawasan wisata. Hal ini dilakukan untuk memastikan protokol kesehatan benar-benar dijalankan oleh para pengunjung.
Total ada 345 personel yang berasal dari dinas pariwisata, dinas kesehatan, satpol PP hingga dinas perhubungan. Selain itu, ada juga pokdarwis, SAR satlinmas, anggota TNI-Polri, kapanewon hingga kalurahan. “Mudah-mudahan dengan antisipasi ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada wisatawan yang berkunjung di destinasi Gunungkidul,” imbuhnya.
BACA JUGA: Hampir Rampung, 13.399 Guru & Tendik Telah Divaksin
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Hary Sukmono. Menurut dia, penerapan protokol kesehatan di area wisata merupakan hal wajib untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona.
“Ratusan personel yang diterjunkan selama libur Lebaran, salah satunya untuk memastikan penerapan protokol kesehatan di area wisata,” katanya.
Dinas Pariwisata Gunungkidul juga menyediakan pusat informasi wisata di empat lokasi. Dua lokasi berada di TIC Patuk dan kantor Dinas Pariwisata. Sedangkan dua lainnya, berada di Pantai Krakal dan Baron.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul menyiapkan dana darurat Rp8,64 miliar pada 2026. Hingga awal Juli, baru Rp459 juta digunakan untuk bencana dan kebutuhan mendesak.
Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang ditangani dengan TMC, water bombing, dan metode inject untuk padamkan api bawah tanah.
Vrama Billiard dan Kanaya Munch & Mingle fokus memulihkan operasional usai kebakaran Rp20 miliar sambil mengapresiasi tim gabungan.
BMKG prakirakan cuaca Jogja cerah berawan 5–7 Juli 2026, gelombang laut selatan capai 4 meter.
KCI pastikan KRL tetap beroperasi meski pasokan listrik PLN terganggu, keterlambatan hanya sekitar tiga menit.
BTS dinobatkan sebagai tamu kehormatan di La Plata Argentina jelang konser tur dunia ARIRANG Oktober 2026.