Kebakaran Lahan Melonjak di Bantul Petugas Temukan Pola Berulang
Kebakaran lahan di Bantul meningkat selama musim kemarau 2026. BPBD mencatat pembakaran sampah dan lahan masih menjadi penyebab utama.
Foto ilustrasi Gunung Merapi. /Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan Gunung Merapi kembali mengalami erupsi siang ini, Jumat (14/5/2021).
Berdasarkan laporan, kondisi cuaca saat erupsi terjadi berkabut. “Awan panas guguran Merapi tanggal 14 Mei 2021 pukul 09.35 WIB,” ucap Kepala BPPTKG, Hanik Humaida, dalam keterangannya, Jumat (14/5/2021).
Hanik menjelaskan awan panas tercatat di seismogram dengan amplitudo 25 milimeter dan durasi 109 detik. "Cuaca (saat erupsi) berkabut, estimasi jarak luncur 1.200 meter ke arah barat daya,” paparnya.
Dalam periode pengamatan pukul 00.00 hingga 06.00 WIB, hari ini tercatat terjadi beberapa kali guguran lava pijar Gunung Merapi. Teramati tiga kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 1.400 meter ke arah barat daya.
Sementara untuk kegempaan, tercatat gempa guguran sebanyak 42 kali, dan gempa fase banyak tujuh kali. Status Merapi masih Siaga sejak ditetapkan pertama kalinya pada 5 November 2020.
Oleh karena itu, BPPTKG menetapkan potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal lima km dan pada sektor tenggara yaitu Sungai Gendol sejauh tiga km.
Lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius tiga km dari puncak Gunung Merapi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran lahan di Bantul meningkat selama musim kemarau 2026. BPBD mencatat pembakaran sampah dan lahan masih menjadi penyebab utama.
Piala Dunia 2030 terancam boikot negara-negara Eropa setelah UEFA mengecam rencana FIFA membentuk FIFA Forward Enterprise untuk mengelola hak komersial turnamen
Cuaca ekstrem dan musim bediding meningkatkan risiko penyakit ikan di Sleman. Penyuluh meminta pembudidaya menunda tebar benih gurame hingga September atau Okto
Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja melaju ke babak 16 besar Taipei Open 2026 setelah mengalahkan wakil Taiwan Sheng-Ming Lin/Sung Yi-Hsuan 21-16,
PSS Sleman memastikan mayoritas pemain dalam kondisi fit jelang Super League 2026/2027. Hanif Sjahbandi segera kembali ke Sleman setelah menjalani pemulihan ced
Prahdiska Bagas Shujiwo dan Thalita Ramadhani Wiryawan sukses melaju ke babak 16 besar Taipei Open 2026 setelah menyingkirkan lawan masing-masing di Taipei Aren