Rekor Bersejarah Meksiko di Piala Dunia 2026, Bisakah Jadi Juara?
Meksiko mencetak rekor sempurna di fase grup Piala Dunia 2026 dengan tiga kemenangan dan tanpa kebobolan. Bisakah El Tri mengakhiri kutukan sejarah?
Ilustrasi tower, BTS./JIBI
Harianjogja.com, BANTUL - Pemkab Bantul terus menggodok rancangan peraturan daerah (Raperda) Penyelenggaran Menara Telekomunikasi (Tower) Bersama.
Dalam raperda yang kini tengah dibahas antara Pemkab dengan DPRD setempat ada kesepakatan untuk mempermudah pendirian tower.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Bantul, Fenty Yusdayati mengatakan kemudahan mendirikan tower bersama diambil sebagai upaya mengatasi persoalan blank spot di wilayahnya. Sebab, sampai kini ada tiga kapanewon yang masih mengalami blank spot, yakni Pajangan, Dlingo dan Imogiri.
Baca juga: Tak Hanya Pemerintahan, Kantor Non-pemerintahan di Sleman Kumandangkan Indonesia Raya Setiap Hari
"Untuk itu akan ada kemudahan bagi investor yang akan mendirikan tower. Semua akan tertuang dalam raperda yang saat ini dibahas," katanya, Jumat (21/5/2021).
Kemudahan kepada investor ini, lanjut Fenty meliputi persetujuan warga untuk pendirian tower. Investor tak wajib mendapatkan persetujuan 100 persen dari warga, cukup sebanyak 80 persen untuk pendirian tower. Kemudahan lain, tidak ada biaya bongkar. "Tentunya semua telah disesuaikan dengan tata ruang," jelasnya.
Fenty menyadari, kemudahan dalam pendirian tower harus dilakukan. Sebab, persoalan blank spot dan pemerataan jaringan tidak bisa sepenuhnya ditangani oleh Pemkab. Oleh karena itu diharapkan dengan adanya kemudahan dalam hal pendirian tower akan membantu Pemkab dalam mengatasi persoalan telekomunikasi dan jaringan internet di wilayahnya.
Baca juga: Kapolresta Jogja Khawatir Timbul Klaster Covid-19 di Demo Bela Palestina
"Harapannya, nanti akses jaringannya bisa merata dan dirasakan seluruh warga Bantul," ucapnya.
Ketua Pansus Raperda Penyelenggaran Menara Telekomunikasi Bersama, Dwi Kristyanto membenarkan jika ada kesepakatan untuk mempermudah pendirian tower. Selain memertimbangkan tiga kapanewon yang masih blank spot, kemudahan pendirian juga didasarkan kepada kearifan lokal.
Meski mempermudah pendirian tower, politisi PDI P ini menegaskan jika ada syarat tambahan yang harus dimiliki investor saat pendirian tower. Investor tidak hanya harus mengantongi persetujuan 80 persen warga, tapi harus punya surat layak fungsi (SLF) yang dikeluarkan oleh Dinas Pekerjaan Umum.
"Semua demi keamanan dan kelayakan. Jangan sampai keberadaan tower membahayakan warga sekitar," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Meksiko mencetak rekor sempurna di fase grup Piala Dunia 2026 dengan tiga kemenangan dan tanpa kebobolan. Bisakah El Tri mengakhiri kutukan sejarah?
BMKG memprakirakan cuaca DIY pada Minggu 28 Juni 2026 didominasi cerah berawan dengan suhu udara berkisar 21 hingga 30 derajat Celsius.
Nilai SPMB SMA Jogja 2026 jalur domisili wilayah. SMAN 3 Yogyakarta mencatat nilai tertinggi 393,74, disusul SMAN 8 dan SMAN 1.
Petar Sucic mencetak gol spektakuler yang membawa Kroasia unggul 1-0 atas Ghana. Inggris masih bermain imbang tanpa gol melawan Panama di Grup L Piala Dunia 202
Gempa DIY membuat perjalanan kereta sempat dihentikan sementara. KAI Daop 6 memastikan seluruh operasional kereta kini kembali normal dan aman.
Jadwal KRL Solo-Jogja hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.