Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN- Empat pria asal Jakarta ditangkap Polsek Bulaksumur atas aksinya membuat pesanan palsu dengan menipu sebuah toko roti. Keempatnya ditangkap di salah satu hotel di kawasan Malioboro, berikut barang curiannya yakni 58 kaleng mentega senilai Rp8 juta.
Kanit Reskrim Polsek Bulaksumur, Iptu Purwanto, menjelaskan kejadian bermula ketika keempat pelaku datang ke Jogja dari Surabaya, menggunakan dua motor pada Selasa (18/5/2021). Di Jogja, keempat orang ini menginap di sebuah hotel dan kemudian jalan-jalan, sebelum melanjutkan perjalanan ke Jakarta.
Saat berjalan-jalan itu lah keempatnya melihat sebuah toko roti yang memasang nomor telfon. Salah satu dari keempatnya, B, menghubungi nomor tersebut dan memesan 58 kaleng mentega. “Pesanan diminta dikirimkan ke Toko Rempah Asia, di karangwuni, Caturtunggal,” ujarnya, Senin (24/5/2021).
Baca juga: Turun Dari Bukit Mangunan, Pegowes Jatuh & Meninggal Dunia
B mengaku sebagai Arifin, pemilik Toko Rempah Asia tersebut. Pada waktu yang ditentukan, dua dari empat pelaku telah menunggu korban yang mengantarkan pesanan di depan Toko Rempah Asia. Kedua pelaku mengelabui korban dan berhasil pergi dengan membawa barang pesanannya.
Korban baru menyadari telah tertipu saat masuk ke Toko Rempah Asia dan menanyakan pesanan tadi. Setelah dikonfirmasi, ternyata dari Toko Rempah Asia tidak memesan 58 kaleng mentega itu, serta tidak ada karyawannya yang bernama Arifin.
Setelah sempat mencari pelaku namun tidak ketemu, korban pun melapor ke Polsek Bulaksumur. Polisi mencari keberadaan pelaku melalui ciri motor yang digunakan. setelah dilakukan penyisiran, pelaku diketahui berada di hotel di kawasan Malioboro, yang kemudian diamankan beserta barang hasil penipuannya.
“Awalnya kami dapatkan motor pelaku, setelah itu kami tangkap pelaku saat menginap di dalam hotel. Dari pemeriksaan, rencananya mentega itu akan dikirim ke Jakarta dulu, setelah itu baru akan dijual. Motifnya karena masalah ekonomi,” ungkap Purwanto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Lima WNI dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 dilaporkan ditahan Israel di perairan Siprus.
Jemaah haji asal Solo menjalani amputasi jempol kaki di Makkah akibat komplikasi diabetes saat ibadah haji 2026.
Harga minyak mentah Indonesia April 2026 melonjak menjadi 117,31 dolar AS per barel akibat konflik Timur Tengah dan Selat Hormuz.
Dewan Pers mendesak pemerintah Indonesia menempuh jalur diplomatik untuk membebaskan tiga jurnalis yang ditahan Israel.
Sri Wagiyati, pedagang asongan stadion di Jogja, menemukan keluarga baru lewat kedekatannya dengan suporter BCS, Brajamusti, dan Slemania.