Literasi Didorong di Tengah Lonjakan Risiko Investasi
Kemudahan akses investasi digital yang kian masif justru memicu meningkatnya risiko bagi generasi muda, sehingga literasi keuangan dinilai menjadi kebutuhan.
Tangkapan layar suasana wisuda siswa kelas VI SD NU Sleman Yogyakarta tahun ajaran 2020/2021 yang digelar secara daring melalui aplikasi zoom, Sabtu (5/6/2021)./Istimewa-SD NU Yogyakarta
Harianjogja.com, SLEMAN—Sekolah Dasar Nahdlatul Ulama (SD NU) Sleman Yogyakarta menggelar wisuda sekolah tahun ajaran 2020/2021, pada Sabtu (5/6/2021). SD yang terletak di Nogotirto, Gamping, Sleman, Yogyakarta itu melepas 39 lulusan yang terdiri dari 26 siswa putra dan 13 siswa putri.
Selain wisuda, pada hari yang sama SDNU Sleman Yogyakarta juga menggelar acara Haflah Khotmil Al-Qur’an Juz 30 Bil Ghoib atau khataman virtual yang diikuti oleh anak-anak kelas 1 sampai dengan kelas 6 sejumlah 63 siswa.
"Pelaksanaan wisuda dan khataman virtual ini melambangkan semangat dan dedikasi kami. Walaupun dalam masa pandemi tetap bisa berkarya dengan tetap melaksanakan aturan dari pemerintah yakni menjalankan protokol kesehatan dengan ketat,” kata Kepala Sekolah SDNU Sleman Yogyakarta, Isnaeni Marzuqi, saat memberi sambutan, Sabtu, seperti dikutip rilis pers yang diterima Harianjogja.com, Senin (7/6/2021)
Walaupun digelar virtual, rangkaian prosesi wisuda dilaksanakan penuh seperti halnya wisuda pada kondisi normal. Diawali pembacaan kalam ilahi dan terjemahnya oleh perwakilan siswa, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Yalal Wathon, sambutan dari berbagai pihak yakni dari kepala sekolah, perwakilan wali siswa kelas VI, ketua BPH SDNU Sleman, Bupati sleman, dan perwakilan siswa kelas VI.
Pada kesempatan itu, Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo atas nama Pemkab Sleman memberi apresiasi kepada semua komponen di SDNU Sleman yang telah bekerja keras untuk turut memajukan pendidikan di kabupaten Sleman.
Acara wisuda dan khataman virtual juga dimeriahkan berbagai penampilan dan karya siswa seperti penampilan Tari Cemlolo Putra, persembahan puisi dan lagu oleh perwakilan siswa dan prosesi wisuda dan khataman yang semuanya digelar virtual.
Salah satu siswa Mayaza Rifdatun Nabila mengaku bangga wisudanya terkesan unik. Sebab di tengah pandemi COVID-19, ia dan teman-temannya masih mampu mengikuti wisuda dan bertemu para gurunya, meskipun digelar secara daring.
“Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada bapak dan Ibu guru yang telah mengajarkan ilmu pengetahuan, membimbing dan mengembangkan potensi kami dengan baik dan penuh kesabaran. Sayha meminta doa restu kepada orang tua dan kepada dewan guru sekalian semoga kami diberi kelancaran untuk melanjutkan pendidikan setelah ini," kata Rifdatun yang mewakili teman-temannya saat sambutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : rilis pers
Kemudahan akses investasi digital yang kian masif justru memicu meningkatnya risiko bagi generasi muda, sehingga literasi keuangan dinilai menjadi kebutuhan.
Nelayan hilang akibat ombak di Pantai Baru Bantul ditemukan meninggal dunia. Tim SAR gabungan akhiri operasi pencarian.
Sony dikabarkan meluncurkan headphone premium WH-1000XX The ColleXion dengan desain mewah dan harga tinggi. Simak bocoran lengkapnya.
Harga rumah sekunder tetap naik di 11 kota meski rupiah melemah. Surakarta mencatat lonjakan tertinggi hingga 23,5%.
BPJS Ketenagakerjaan dan Kejati DIY memperkuat kerja sama hukum. Iuran pekerja Rp13,7 miliar berhasil dipulihkan hingga 2026.
Penipuan reservasi hotel di Jogja kembali marak lewat nomor palsu di Google Maps. PHRI DIY imbau wisatawan lebih waspada.