Suluh Sumurup Art Festival 2026 Tegaskan Eksistensi Seniman Disabilitas Lewat Karya
Suluh Sumurup Art Festival 2026 memasuki tahun keempat dengan tema Maneges, menegaskan eksistensi seniman disabilitas melalui karya dan ruang berkesenian
Tangkapan layar suasana wisuda siswa kelas VI SD NU Sleman Yogyakarta tahun ajaran 2020/2021 yang digelar secara daring melalui aplikasi zoom, Sabtu (5/6/2021)./Istimewa-SD NU Yogyakarta
Harianjogja.com, SLEMAN—Sekolah Dasar Nahdlatul Ulama (SD NU) Sleman Yogyakarta menggelar wisuda sekolah tahun ajaran 2020/2021, pada Sabtu (5/6/2021). SD yang terletak di Nogotirto, Gamping, Sleman, Yogyakarta itu melepas 39 lulusan yang terdiri dari 26 siswa putra dan 13 siswa putri.
Selain wisuda, pada hari yang sama SDNU Sleman Yogyakarta juga menggelar acara Haflah Khotmil Al-Qur’an Juz 30 Bil Ghoib atau khataman virtual yang diikuti oleh anak-anak kelas 1 sampai dengan kelas 6 sejumlah 63 siswa.
"Pelaksanaan wisuda dan khataman virtual ini melambangkan semangat dan dedikasi kami. Walaupun dalam masa pandemi tetap bisa berkarya dengan tetap melaksanakan aturan dari pemerintah yakni menjalankan protokol kesehatan dengan ketat,” kata Kepala Sekolah SDNU Sleman Yogyakarta, Isnaeni Marzuqi, saat memberi sambutan, Sabtu, seperti dikutip rilis pers yang diterima Harianjogja.com, Senin (7/6/2021)
Walaupun digelar virtual, rangkaian prosesi wisuda dilaksanakan penuh seperti halnya wisuda pada kondisi normal. Diawali pembacaan kalam ilahi dan terjemahnya oleh perwakilan siswa, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Yalal Wathon, sambutan dari berbagai pihak yakni dari kepala sekolah, perwakilan wali siswa kelas VI, ketua BPH SDNU Sleman, Bupati sleman, dan perwakilan siswa kelas VI.
Pada kesempatan itu, Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo atas nama Pemkab Sleman memberi apresiasi kepada semua komponen di SDNU Sleman yang telah bekerja keras untuk turut memajukan pendidikan di kabupaten Sleman.
Acara wisuda dan khataman virtual juga dimeriahkan berbagai penampilan dan karya siswa seperti penampilan Tari Cemlolo Putra, persembahan puisi dan lagu oleh perwakilan siswa dan prosesi wisuda dan khataman yang semuanya digelar virtual.
Salah satu siswa Mayaza Rifdatun Nabila mengaku bangga wisudanya terkesan unik. Sebab di tengah pandemi COVID-19, ia dan teman-temannya masih mampu mengikuti wisuda dan bertemu para gurunya, meskipun digelar secara daring.
“Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada bapak dan Ibu guru yang telah mengajarkan ilmu pengetahuan, membimbing dan mengembangkan potensi kami dengan baik dan penuh kesabaran. Sayha meminta doa restu kepada orang tua dan kepada dewan guru sekalian semoga kami diberi kelancaran untuk melanjutkan pendidikan setelah ini," kata Rifdatun yang mewakili teman-temannya saat sambutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : rilis pers
Suluh Sumurup Art Festival 2026 memasuki tahun keempat dengan tema Maneges, menegaskan eksistensi seniman disabilitas melalui karya dan ruang berkesenian
ASDP Ketapang mengoperasikan 27 kapal untuk mempercepat penguraian antrean kendaraan sepanjang 8,5 km di Pelabuhan Ketapang.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg dalam APBN 2027 turun Rp11,4 triliun dari usulan awal menjadi Rp261,5 triliun.
Prabowo menemui Megawati di Teuku Umar untuk takziah Guruh Soekarnoputra. Keduanya juga berbincang soal bangsa dan negara.
MK memutus 20 permohonan uji materi UU siang ini, termasuk perkara UU Polri, Kesehatan, Perlindungan Konsumen, dan KUHP Nasional.
RI Peduli mewujudkan mimpi Mahesa, siswa SD Barunawati Semarang, memiliki sepeda untuk memudahkan perjalanan ke sekolah dan mengejar cita-cita