Ribuan Warga Padati Denggung, Sholawatan Meriahkan HUT ke-110 Sleman
Ribuan warga hadir dalam pengajian dan sholawatan HUT ke-110 Sleman. Bupati tekankan pembangunan spiritual dan kebersamaan.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN- Operasional sebuah supermarket Superindo di Seturan, Caturtunggal, Kapanewon Depok ditutup untuk sementara waktu, menyusul sejumlah karyawannya terpapar Covid-19. Penutupan dilakukan hanya tiga hari saja untuk strerilisasi lokasi.
Penutupan sementara operasional Superindo Seturan ini setelah Panewu Depok Abu Bakar mengirimkan surat permohonan penutupan kepada managemen. Surat yang ditandatangani 11 Juni kemarin, meminta agar managemen menutup operasional selama 3 hari. Terhitung sejak Sabtu (12/6/2021) hingga Senin (14/6/2021) depan.
Surat penutupan tersebut dikeluarkan lantaran dari 44 karyawan sebanyak 3 karyawan dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil rapid tes Antigen. Adapun 41 karyawan lainnya saat ini sedang menjalani tes PCR. "Maka kami, Satgas Covid-19 Kapanewon Depok meminta [operasional] ditutup sementara," tulis Abu dalam surat yang diterima Harian Jogja, Sabtu (12/6/2021).
Penutupan dilakukan untuk sterilisasi penyemprotan menggunakan disinfektan di lokasi pusat perbelanjaan tersebut. Pihak managemen juga diminta untuk memberitahukan kepada konsumen dan klien terkait penutupan aktivitas sementara di Superindo.
Baca juga: Bertahan selama Pandemi, Guru dan Wali Siswa SPS An Nurumi Kalasan Bikin Pot Lukis
Terpisah, Dukuh Kledokan Supriyono mengaku juga mendapat surat tembusan itu. Ia pun mengumumkan surat tersebut kepada warga agar tetap meningkatkan protokol kesehatan. Hanya saja, Supriyono mengaku tidak mengetahui detail kronologi penularan Covid di Superindo.
"Semua karyawan Superindo tidak ada yang indekos di sini. Jadi kami tidak melakukan strerilisasi di unit-unit indekos. Hanya ada beberapa petugas parkir di sana, warga kami dan saat ini saya minta untuk melakukan isolasi mandiri dulu," katanya.
Kasus paparan Covid-19 di sektor usaha, jelas Supriyono merupakan yang pertama kali terjadi. Penutupan sementara dan penyemprotan disinfektan di Superindo, katanya, bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid.
Dia berharap unit-unit usaha lainnya di sekitar Kledokan dan Seturan tidak mengalami hal yang sama. Caranya, kata dia, dengan tetap disiplin dan meningkatkan protokol kesehatan. Satgas Covid akan terus mengingatkan warga dan pelaku usaha di sana untuk disiplin menjalankan Prokes.
"Sebelum lebaran memang ada sekitar 16 warga yang isolasi mandiri, itu bersamaan waktunya dengan yang di Papringan. Saat ini mereka sudah selesai isolasi dan dinyatakan sehat," kata Supriyono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ribuan warga hadir dalam pengajian dan sholawatan HUT ke-110 Sleman. Bupati tekankan pembangunan spiritual dan kebersamaan.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.
Polres Bantul perketat patroli malam untuk tekan klitih dan kejahatan jalanan. Orang tua diminta awasi anak sebelum jam 22.00 WIB.
Imigrasi Tangerang tangkap 19 WNA pelaku love scamming di apartemen Teluknaga, diduga sindikat internasional dari Kamboja.
Nadiem Makarim dituntut 18 tahun dalam kasus Chromebook. Kuasa hukum optimistis bebas, pleidoi dijadwalkan awal Juni.
PAD wisata Gunungkidul sudah 72% hingga Mei 2026. Pantai Drini dan Sepanjang jadi penyumbang terbesar, target diprediksi tercapai Juni.