SIM Keliling Kota Jogja: Hari Ini Tetap di Satpas, MPP dan Alkid
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
Ilustrasi./Reuters-Mike Hutchings
Harianjogja.com, BANTUL - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul terus mewaspadai kemungkinan kekeringan yang mengancam wilayahnya. Meski sampai saat ini belum ada laporan dari wilayahnya terkait dengan permintaan droping air.
"Sampai saat ini memang belum ada permintaan soal droping air. Tapi kami sudah antisipasi dengan menyediakan anggaran senilai Rp40 juta untuk bantuan droping air," kata Kepala BPBD Bantul, Dwi Daryanto, Senin (14/6).
Lebih lanjut Dwi, mengungkapkan jika pihaknya telah mendapatkan informasi dari BMKG terkait dengan kemarau basah yang mungkin terjadi. Sejauh ini, jawatannya terus melakukan pemantauan dan melakukan pemetaan daerah yang kemungkinan akan berpotensi terdampak kekeringan.
Selain itu, Dwi juga belum bisa memastikan apa akan penambahan atau malah terjadi pengurangan untuk wilayah yang berpotensi terjadi kekeringan di Bantul. Untuk saat ini pihaknya mengatakan untuk titik kekeringan masih sama dengan tahun lalu.
Di mana, titik rawan kekeringan ada di Kecamatan Piyungan, Pleret, Imogiri, Dlingo, Pundong dan sebagian Pandak dan sebagian Pajangan. “Kami terus memantau. Nantinya, begitu ada laporan dan permintaan, akan kami drop,” terang Dwi.
Anggota Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Piyungan Ahmad Yani mengungkapkan belum mendapatkan laporan dari wilayahnya terkait dengan droping air. Kendati demikian, dia mengakui jika dirinya menduga beberapa dusun di Piyungan berpotensi kekeringan pada musim kemarau kali ini.
"Apalagi di daerah Srimulyo yang merupakan langganan kekeringan. Karena jangkauan PAM juga belum memenuhi," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
Hujan meteor Perseid masih dapat disaksikan dari Indonesia pada 13-14 Agustus 2026. Simak waktu terbaik, cara mengamati, dan lokasi ideal untuk melihat meteor.
Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Kimaya Sudirman Yogyakarta menghadirkan dua program spesial sepanjang Agustus 2026
Media Jepang menyoroti fenomena ratusan WNI yang menggunakan nama karakter anime seperti Naruto, Uzumaki, Nobita, hingga Sasuke berdasarkan data Dukcapil Semest
Korban tewas gempa magnitudo 7,4 di Kolombia bertambah menjadi 265 orang. Sebanyak 3.494 warga terluka dan 496 lainnya masih dinyatakan hilang.
EcoTank Epson tembus penjualan 100 juta unit secara global. Indonesia menjadi negara pertama yang memperkenalkan teknologi printer tangki tinta Epson.