Sultan HB X Jogja: Sragen Saudara Tua DIY, Jejak Mataram Harus Dijaga
Sri Sultan HB X menyebut Sragen sebagai saudara tua DIY karena jejak sejarah Mataram. Hubungan budaya ini diminta terus dijaga.
Foto ilustrasi. /Reuters
Harianjogja.com, SLEMAN- Lonjakan kasus positif Covid-19 di Sleman berdampak pada krisis ketersediaan tempat tidur kritikal bagi pasien Covid-19. Dari 56 bed critical di Sleman, saat ini hanya tersisa satu tempat tidur saja.
Kepala Dinas Kesehatan Joko Hastaryo mengatakan penambahan kasus baru virus Corona ini berimbas pada ketersediaan tempat tidur (TT) bagi pasien Covid-19 yang berkategori berat dan kritis. Sebab dari 56 TT kritikal di seluruh rumah sakit rujukan, hanya tersisa 1 TT saja. "Ini artinya, ketersediaan isolasi kritikal di Sleman saat ini kritis. Kalau non kritikal terisi 60an persen," ujarnya, Jumat (18/6/2021).
Untuk mengantisipasi kebutuhan TT kritikal, lanjut Joko, Dinkes sudah berkomunikasi dengan sejumlah direktur rumah sakit agar bisa menambah TT kritikal. Hanya saja upaya tersebut sulit diwujudkan saat ini. Cara lainnya, pasien yang sebelumnya dirawat di TT kritikal jika dinyatakan membaik diminta untuk pindah ke TT non kritikal.
Selain itu, Dinkes masih berupaya untuk menambah jumlah TT kritikal di RSA UGM dan RSUP Sardjito. Di kedua rumah sakit ini, masih ada ruangan yang dapat dijadikan TT kritikal hanya saja kendala utama yang dihadapi adalah masalah SDM. "Kalau di RSA ada 40 bed yang bisa digunakan untuk TT kritikal, tapi saat ini kan baru baru 23 atau 24 bed yang digunakan. Kemudian Sardjito masih memungkinkan untuk membuka isolasi kritikal," katanya.
BACA JUGA: DPRD DIY Dukung Gagasan Sultan untuk Lockdown
Tidak hanya TT kritikal di rumah sakit rujukan, Joko menyebut keterisian selter di Faslitas Kesehatan Darurat Covid-19 Sleman juga penuh. Di Asrama Haji dari 60 bed sudah terisi 57 TT menyisakan tiga TT saja sementara di Rusunawa Gemawang sudah penuh. "UII tadi laporannya 29 orang yang masuk, kemungkinan terus bertambah karena banyak diarahkan ke sana," kata Joko.
Untuk itu, Dinkes masih berupaya menambah jumlah TT di Asrama Haji. Dinkes masih memiliki cadangan 100 TT di Gedung Mekkah. Begitu juga dengan selter-selter di masing-masing kalurahan. "Tinggal menunggu izinnya. Untuk FKDC di Moyudan, kami masih belum lakukan aktivasi. Masih banyak persiapan yang dilakukan dan kami konsultasikan dulu dengan BPBD. Ini juga terkait SDM," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sri Sultan HB X menyebut Sragen sebagai saudara tua DIY karena jejak sejarah Mataram. Hubungan budaya ini diminta terus dijaga.
Jadwal KA Bandara YIA Jogja hari ini lengkap reguler dan Xpress. Cek jam berangkat agar tak ketinggalan pesawat.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan berdasarkan data resmi KAI Access.
Jadwal KRL Solo-Jogja tersedia 12 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 10 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan, stasiun tujuan, dan tarif Rp8.000.
Asap putih dari mesin atau knalpot motor bisa menjadi tanda oli terbakar, ring piston aus, hingga gasket kepala silinder rusak. Kenali penyebabnya sebelum kerus