1.500 Pendaki Padati Gunung Lawu Jelang Upacara HUT RI ke-81
Sekitar 1.500 pendaki telah registrasi melalui jalur Cemoro Sewu untuk mengikuti upacara HUT RI ke-81 di Gunung Lawu.
Tugu Pal Putih, Jogja./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA - Wacana penguncian atau lockdown total bergema di DIY seiring kenaikan kasus Covid-19. Wacana ini disampaikan Gubernur DIY Sri Sultan HB X untuk menekan lonjakan kasus Covid-19 di daerah ini. DPRD DIY mendukungnya.
"Melihat dari kenyataan yang ada, wacana lockdown di DIY ini sebenarnya adalah pemikiran yang logis ketika kita tidak mampu lagi mencegah laju penularan virus Covid-19 ini," kata Wakil Ketua DPRD DIY Huda Tri Yudiana melalui keterangan tertulis, Jumat (18/6/2021).
Huda mengatakan wacana lockdown tersebut harus dirumuskan secara mendetail agar dapat terlaksana dengan maksimal.
Menurut dia, wacana yang dilontarkan Gubernur DIY dapat dimaknai sebagai peringatan untuk seluruh warga DIY.
Mereka diminta agar benar-benar mematuhi protokol kesehatan mulai dari tingkat RT/RW hingga tingkat teratas.
"Ketika upaya pencegahan telah dilakukan secara maksimal namun keadaan masih memburuk maka bukan tidak mungkin Ngarsa Dalem (Sultan HB X) memilih opsi atau pilihan terakhir adalah dilakukannya lockdown total," ujar Huda.
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengaku prihatin dengan penambahan kasus Covid-19 yang cukup tinggi pada akhir pekan ini, bahkan mencapai lebih dari 500 orang.
"Terkait dengan penyebaran Covid-19 yang sangat cepat kita tidak bisa menyalahkan siapa pun dan tidak perlu pula saling menyalahkan. Yang harus kita lakukan adalah melakukan penanganan serta pencegahan yang semaksimal mungkin untuk mencegah dampak yang lebih besar," kata dia.
Ketua DPRD DIY Nuryadi melalui pesan singkat mengakui bahwa situasi penularan Covid-19 di DIY sudah memprihatinkan.
Kondisi saat ini, menurut dia, berbalik 180 derajat dibandingkan Lebaran 2021 saat kasus penularan sudah di atas 500 orang. Antisipasinya di wilayah harus terdapat pembatasan.
Dia mengatakan ketimbang kondisi DIY semakin tidak terkendali, maka gagasan Gubernur DIY perlu didukung.
Pada Jumat (18/6/2021), kasus konfirmasi Covid-19 di DIY bertambah 592 kasus sehingga secara kumulatif mencapai 51.338 kasus.
Sementara kasus sembuh bertambah 237 kasus menjadi 44.843 dan meninggal bertambah 12 kasus sehingga total kasus meninggal mencapai 1.342 kasus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sekitar 1.500 pendaki telah registrasi melalui jalur Cemoro Sewu untuk mengikuti upacara HUT RI ke-81 di Gunung Lawu.
Hampir tujuh dekade, Astra tumbuh bersama Indonesia melalui inovasi, kolaborasi, dan kontribusi yang diharapkan terus memberikan manfaat bagi masyarakat
BMKG mencatat 1.598 gempa susulan setelah gempa M7,7 mengguncang NTT. Gempa terbesar M6,2 dan aktivitas diprediksi meluruh 2–3 pekan.
Cuaca panas dan polusi udara saat kemarau dapat memicu ISPA. Dokter membagikan cara menjaga kesehatan pernapasan dan daya tahan tubuh.
Savia Aulia Rahmawati, sinden cilik asal Ciledug, tampil di Istana saat HUT ke-81 RI dan mendapat respons positif dari Presiden Prabowo.
Tujuh orang meninggal dan beberapa lainnya terluka akibat desak-desakan di sebuah kuil di Bihar, India, setelah tiang listrik roboh.