Advertisement

Promo Sumpah Pemuda Harjo

Rumah Sakit di DIY Mulai Rekrut Sukarelawan Nakes

Abdul Hamied Razak
Selasa, 29 Juni 2021 - 20:17 WIB
Bhekti Suryani
Rumah Sakit di DIY Mulai Rekrut Sukarelawan Nakes Foto ilustrasi. - Ist/Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN- Selain menambah kapasitas bed dan mendirikan tenda darurat, RSUP Dr. Sardjito juga mulai membuka seleksi penerimaan relawan Tenaga Kesehatan (Nakes) untuk ditugaskan di lingkungan Sardjito.

Direktur RSUP Sardjito Rukmono Siswishanto mengatakan rekrutmen relawan dilakukan sebagai langkah penanganan eskalasi pasien Covid-19 yang terjadi saat ini. "Kami memerlukan tambahan SDM untuk penanganan Covid ini," kata Rukmono saat dikonfirmasi Harianjogja.com, Selasa (29/6/2021).

Advertisement

Rekrutmen relawan ini dibuka sejak Senin (28/6/2021) hingga 30 Juni ini. Adapun alokasi formasi yang dibutuhkan Dokter Ahli (profesi dokter umum) sebanyak 15 orang, radiografer dan radiogafer ahli (15 orang), perawat dan perawat ahli yang dibutuhkan sebanyak 140 orang.

"Masa penugasan selama tiga bulan setelah terhitung mulai tanggal penugasan atau pengangkatan," kata Rukmono.

BACA JUGA: Hari Ini 850 Warga DIY Dilaporkan Positif Covid-19

Mengingat eskalasi pandemi masih meningkat, proses pendaftaran dan penyerahan berkas dilakukan secara online. Calon pendaftar yang dinyatakan lolos akan mengikuti seleksi wawancara pada 2 Juli mendatang. "Semua pihak yang terlibat dalam proses rekrutmen ini dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan," katanya.

Rukmono juga tidak menampik, rekrutmen relawan Nakes dilakukan selain ada sekitar 20% atau sekitar 222 SDM Nakes yang terpapar Covid-19 saat ini rumah sakit tersebut sudah menambah bed pasien Covid-19 hingga 303 bed. "Tambahan bed sudah (dilakukan). Ruangan sudah siap," katanya.

Sebelumnya, Kabag Hukum dan Humas RSUP Sardjito, Banu Hermawan mengatakan sejak awal Juni hanya seorang perawat Sardjito yang meninggal dunia akibat Covid-19. Sebanyak 195 karyawan menjalani isolasi dan sisanya telah menyelesaikan masa isolasi.

"Sebagaian besar isolasi mandiri di rumah. Yang dirawat bisa dihitung dengan jari," kata Banu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Cuaca Panas, Dinas Kesehatan DIY Minta Warga Mewaspadai Gangguan Kesehatan Kulit

News
| Minggu, 01 Oktober 2023, 14:27 WIB

Advertisement

alt

Unik, Taman Sains Ini Punya Gedung Seperti Pesawat Ruang Angkasa

Wisata
| Sabtu, 30 September 2023, 17:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement