Lima Kali Curi Lampu Proyek Tol Jogja-Solo, Pria Ditangkap
Polisi menangkap pria berinisial IA yang lima kali mencuri lampu proyek Tol Jogja-Solo di Gamping selama Agustus 2026.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, BANTUL--Tingginya kasus Covid-19 di Kapanewon Banguntapan dituding karena adanya pelaku perjalanan.
Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bantul, Joko Purnomo melakukan koordinasi dan evaluasi penanganan Covid-19 di Kantor Kapanewon Banguntapan. Joko berusaha menggali penyebab terjadinya tingginya kasus di Banguntapan dan mendata tempat-tempat mana saja yang sering terjadi kerumunan. "Kami melihat Pak Panewu dan teman-teman lurah telah melakukan upaya edukasi. Baik secara administrasi maupun turun ke masyarakat," ujarnya pada Senin (21/6/2021)
"Tetapi nampaknya memang di Banguntapan ini ada beberapa klaster yang muncul yaitu klaster perjalanan dan itu mengakibatkan fluktuasi, kadang turun dan naik. Dan hari ini angka covidnya memang agak besar," tambahnya.
Merujuk data terakhir pada Minggu (20/6/2021) Banguntapan menempati posisi paling banyak di perolehan jumlah kasus se-Kabupaten Bantul. Sampai saat ini tercatat secara akumulatif ada 2.762 kasus di Kapanewon Banguntapan.
BACA JUGA: Jogja Batal Lockdown, Sri Sultan HB X: Saya Enggak Kuat Ngragati
"Kita sudah bersepakat dengan Lurah di Banguntapan, untuk Satgas Padukuhan dan Satgas RT lebih kita optimalkan. Untuk bagaimana mereka ikut terlibat secara langsung dalam penegakan Inbup terkait PPKM mikro termasuk juga dengan penegakan prokes," tegasnya.
Panewu Banguntapan, Fauzan Muarifin mengakui memang banyak kasus di Banguntapan yang disebabkan oleh pelaku perjalanan. "Pelaku perjalanan dari luar kota kemudian menularkan kepada keluarga dan tetangga sekitarnya sebagai kontak erat," ujarnya.
"Jadi sekarang ini prokes pelaku perjalanan isolasi mandiri 14 hari itu sekarang mulai diabaikan karena sekarang pelaku perjalanan mobilitasnya sangat tinggi, sehingga untuk pengawasan juga makin susah. Dibutuhkan kesadaran masing-masing di samping pelaku perjalanan merasa tidak ada gejala," imbuhnya.
Diceritakan Fauzan, banyak sekali warga yang ketahuan positif ketika hendak berangkat kembali ke perantauan. "Misalnya dia dari Kalimantan pulang ke Banguntapan. Ketika mau balik ke Kalimantan itu ketahuan saat swab, di situ. Ketika mau kembali justru ketahuan. Padahal selama di rumah kan sudah berinteraksi," terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi menangkap pria berinisial IA yang lima kali mencuri lampu proyek Tol Jogja-Solo di Gamping selama Agustus 2026.
Pemkab Bantul menyiapkan 50 truk untuk memasok 250 ton sampah per hari ke PSEL Piyungan. Saat ini Bantul masih kekurangan 14 armada dan menyiapkan lima depo.
Isenmulang Kalteng FC dan Java United FC terkena sanksi pengurangan dua poin akibat perubahan home base setelah Club Licensing Cycle 2025/2026 ditutup.
Progres sejumlah proyek jalan kabupaten Sleman melampaui rencana. Jalan Turi-Gondoarum mencatat deviasi positif 55,96 poin persentase.
File penting terhapus di laptop? Simak cara mengembalikan file di Windows dan Mac menggunakan Undo, Recycle Bin atau Trash, hingga aplikasi pemulihan data.
Sebanyak 522 pelajar dari 71 sekolah di DIY dan Jawa Tengah menguji ketelitian mereka dalam Kontes Roket Air yang digelar Taman Pintar di Taman Budaya Embung Gi