7 Nama Muncul Bersaing Jadi Kepala OPD di Gunungkidul
Lelang jabatan Pemkab Gunungkidul selesai, tujuh kandidat bersaing jadi kepala OPD dan menunggu keputusan bupati.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Jajaran Satreskrim Polres Gunungkidul menyelidiki dugaan kasus penggelapan uang ganti rugi proyek Jalur Jalan Lintas Selatan oleh lurah di Kapanewon Girisubo. Total uang ganti rugi yang dibawa mencapai Rp5,2 miliar.
Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto mengatakan, dugaan kasus penggelapan ini sedang ditangani unti pidana khusus, Satreskrim Polres Gunungkidul. Upaya penyelidikan sudah dilakukan sejak 7 Mei lalu. Total hingga sekarang ada enam saksi guna mengungkap kasus tersebut.
“Masih dalam proses penyelidikan,” kata Suryanto kepada wartawan, Kamis (24/6/2021).
Dia menjelaskan, kasus ini bermula adanya pembebasan lahan milik salah satu kalurahan di Kapanewon Girisubo do 2019 dan 20210. Total nilai pembebasan mencapai Rp5.243.068.000. Seharusnya uang ganti rugi ini digunakan untuk membelih lahan pengganti lahan yang terdampak JJLS.
Meski demikian, lanjut dia, keberadaan uang tersebut tidak diketahui hingga sekarang dan ada dugaan dibawa oleh lurah tersebut. “Masih dalam penyelidikan. Yang jelas, sudah ada upaya memeriksa saksi-saksi guna mengungkapkan kebenaran kasus dugaan penggelapan ini,” katanya.
BACA JUGA: Layak Dicoba! Ini 5 Manfaat Berjalan Kaki Setelah Makan
Terpisah, Pelaksana Tugas Panewu Girisubo, Alsito saat dikonfirmasi berkaitan dengan dugaan penggelapan uang ganti rugi JJLS menyerahkan sepenuhnya ke penegak hukum. Meski demikian, pihak kapanewon memiliki kepentingan untuk memastikan pelayanan ke masyarakat serta operasional kalurahan tidak terganggu.
“Sejak 20 Mei, lurah yang bersangkutan tidak masuk kantor hingga sekarang,” kata Alsito.
Guna mengatasi permasalahan ini, ia mengaku sudah melaporkan ke bupati terkait dengan terganggunya pelayanan akibat kepergian lurah ini. “Agar tidak terganggu dengan kepergian lurah, maka harus ada langkah tepat. Tapi, untuk kebijakan yang diambil masih menunggu petunjuk dari bupati,” ungkap Panewu Tepus ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lelang jabatan Pemkab Gunungkidul selesai, tujuh kandidat bersaing jadi kepala OPD dan menunggu keputusan bupati.
DPAD DIY mengedukasi masyarakat pentingnya arsip sebagai aset berharga dan bukti hukum melalui kampanye sadar arsip sejak dini.
Jadwal KRL Solo–Jogja 25 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Tugu. Tarif Rp8.000, keberangkatan padat dari pagi hingga malam.
Timnas Iran memindahkan markas ke Meksiko jelang Piala Dunia 2026 demi mengatasi masalah visa dan keamanan.
Kepuasan pelanggan KAI Daop 6 Jogja terus meningkat hingga 4,55 pada 2025. Layanan makin nyaman, aman, dan ramah lingkungan.
BNPB mengimbau masyarakat waspada cuaca ekstrem usai BMKG memprediksi hujan lebat disertai angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia.