20 Tahun Gempa Jogja, Sekolah di Sesar Opak Diperkuat Hadapi Bencana
Kemenko PMK dan TWC perkuat 10 sekolah di Sesar Opak lewat program SPAB. Momentum 20 tahun Gempa Jogja dorong budaya sadar bencana.
\r\nLeginem salah seorang pedagang Pasar Sleman saat menjalani vaksinasi Covid-19 di GOR Pangukan Sleman, Rabu (9/6/2021)-Harian Jogja/Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN- Pemkab Sleman terus menggencarkan program vaksinasi Covid-19 di semua lini untuk mendukung target vaksinasi corona satu juta orang dalam sehari.
Jika sebelumnya Dinas Kesehatan (Dinkes) menggunakan vaksin Covid-19 jenis AstraZeneca (AZ), maka mulai Juli nanti vaksin jenis Sinovac kembali diberikan kepada masyarakat. Selain vaksin jenis AZ yang ED (expired date) Juni sudah habis, Dinkes sudah mendapatkan tambahan vaksin jenis Sinovac.
"Hari ini untuk jenis AZ sudah habis. Tersisa 500 dosis saja. Selanjutnya akan menggunakan AZ ED Agustus dan juga Sinovac. Jadi balik lagi ke Sinovac," kata Kabid Penanggulanan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Sleman Novita Krisnaeni, Selasa (29/6/2021).
Mengingat eskalasi penularan Covid-19 di Sleman, kata Novi, Dinkes mengambil kebijakan untuk mengurangi sedikit pemberian vaksin secara massal. "Vaksin tetap akan dilayani tapi kemungkinan dikurangi masanya. Mungkin hanya Jumat, Sabtu dan Minggu. Pelayanan vaksin diberikan di 25 Puskesmas dan 17 RS yang bekerjasama. Kami akan konsentrasi juga ke tracing," katanya.
Novi menegaskan, selama orang tersebut berdomisili dan bekerja di Sleman penduduk manapun boleh divaksin di Sleman. Rencananya, lanjut Novi, setiap minggu fasilitas kesehatan memberikan vaksin 500 dosis. Jika ada 25 Puskesmas maka dalam sepekan yang divaksin ditargetkan 12.500 orang. Jumlah tersebut belum termasuk 17 RS dengan target yang sama.
"Stok Sinovac ada sekitar 5.000an. Kami masih mengajukan ke pusat untuk kegiatan target satu juta vaksin per hari. Jumlahnya nanti tergantung pusat. Kemungkinan juga menyasar anak-anak sekolah," ujar Novi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemenko PMK dan TWC perkuat 10 sekolah di Sesar Opak lewat program SPAB. Momentum 20 tahun Gempa Jogja dorong budaya sadar bencana.
Potong hewan kurban berisiko picu infeksi kulit. Simak tips dokter agar tetap aman saat Iduladha.
PLN memulihkan listrik lebih dari 1,5 juta pelanggan di Sumatra usai gangguan SUTET akibat cuaca ekstrem.
Program kerja sama Cek Kesehatan Gratis antara Gojek dan Kementerian Kesehatan berlangsung sejak Februari hingga Desember 2026, diawali di Palembang dan Bandung
Petugas retribusi Parangtritis dibacok orang tak dikenal. Polisi masih menyelidiki pelaku dan motif penyerangan.
Kasus kebakaran di Sleman capai 56 kejadian. Warga diminta waspada El Nino dan dilarang membakar sampah.