20 Tahun Gempa Jogja, Sekolah di Sesar Opak Diperkuat Hadapi Bencana
Kemenko PMK dan TWC perkuat 10 sekolah di Sesar Opak lewat program SPAB. Momentum 20 tahun Gempa Jogja dorong budaya sadar bencana.
Ilustrasi. /ANTARA FOTO-Novrian Arbi
Harianjogja.com, SLEMAN--Kasus penyebaran virus Corona di Sleman setelah sepekan pelaksanaan PPKM Darurat justru mengalami lonjakan. Hingga kini, belum terlihat tanda-tanda penurunan kasus.
Berdasarkan data Satgas Covid-19 Sleman kasus penularan Covid-19 sejak 1 Juli hingga 11 Juli, tercatat sebanyak 4.817 warga Sleman terpapar Covid-19. Pada periode yang sama, sebanyak 3.674 warga sembuh dan 229 pasien meninggal dunia.
BACA JUGA : Langgar Aturan PPKM Darurat, 312 Tempat Usaha di DIY
Jumlah pasien yang meninggal ini lebih sedikit bila dibandingkan data Tim Dekontaminasi, Pemakaman dan Pemulasaraan Jenazah Covid-19 BPBD Sleman sudah memakamkan sebanyak 400 lebih jenazah pada periode yang sama. Dari 400 jenazah tersebut sebanyak 100 jenazah pasien yang meninggal saat isolasi mandiri di rumah.
Terkait lonjakan kasus tersebut, Kepala Dinkes Sleman Joko Hastaryo mengakui sampai saat ini belum ada tanda-tanda kasus penularan Covid-19 di Sleman mengalami penurunan. "Iya belum ada tanda-tanda melandai, malah naik terus karena tracingnya gencar sehingga testingnya tinggi," kata Joko kepada Harianjogja.com, Senin (12/7/2021).
BACA JUGA : Pemkot Jogja Razia Orang yang Nekat Keluar Rumah Saat
Dia berharap setelah 14 hari penerapan PPKM Darurat pada 20 Juli nanti, diharapkan penularan Covid-19 dapat menurun. Sayangnya, kata Joko, dengan melihat data-data penularan dalam sepekan terakhir kondisi di Sleman masih belum melihat adanya tanda-tanda penurunan kasus.
"14 hari setelah PPKM Darurat dimulai mestinya mulai menurun, tapi sepertinya kok belum bisa diprediksi [kasus menurun]," kata Joko.
Sekadar diketahui, data kasus terbaru Covid-19 di Sleman per 12 Juli terdapat tambahan kasus sebesar 340 kasus dengan kasus sembuh 302 kasus dan meninggal dunia 17 kasus. Total kasus Covid di Sleman bertambah menjadi 27.994 kasus, sembuh 20.720 kasus dan meninggal 883 kasus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemenko PMK dan TWC perkuat 10 sekolah di Sesar Opak lewat program SPAB. Momentum 20 tahun Gempa Jogja dorong budaya sadar bencana.
SPMB Bantul 2026 resmi ditetapkan. Pendaftaran SMP full online dengan sistem RTO, ini syarat, jalur, dan kuotanya.
Hari Jadi Sleman ke-110 berlangsung meriah. Sri Sultan HB X tekankan refleksi dan pelestarian budaya di tengah modernisasi.
Persija menang 3-0 atas Semen Padang di laga terakhir Super League 2026. Gustavo Almeida cetak dua gol, Macan Kemayoran finis ketiga.
Empat mahasiswa Indonesia raih penghargaan di EuroMUN 2026 di Belanda, bukti kualitas generasi muda di level global.
Mahasiswa UGM dan UIN adu inovasi mengubah eks tambang timah Belitung menjadi desa wisata berkelanjutan berbasis lingkungan dan ekonomi kreatif.