HUT ke-81 RI, IDM Resmikan Rumah Layak Huni di Sleman
IDM meresmikan rumah layak huni ke-56 untuk warga Sleman dalam HUT ke-81 RI. Program TJSL ini menyasar masyarakat sekitar destinasi wisata.
Ilustrasi. /ANTARA FOTO-Novrian Arbi
Harianjogja.com, SLEMAN--Kasus penyebaran virus Corona di Sleman setelah sepekan pelaksanaan PPKM Darurat justru mengalami lonjakan. Hingga kini, belum terlihat tanda-tanda penurunan kasus.
Berdasarkan data Satgas Covid-19 Sleman kasus penularan Covid-19 sejak 1 Juli hingga 11 Juli, tercatat sebanyak 4.817 warga Sleman terpapar Covid-19. Pada periode yang sama, sebanyak 3.674 warga sembuh dan 229 pasien meninggal dunia.
BACA JUGA : Langgar Aturan PPKM Darurat, 312 Tempat Usaha di DIY
Jumlah pasien yang meninggal ini lebih sedikit bila dibandingkan data Tim Dekontaminasi, Pemakaman dan Pemulasaraan Jenazah Covid-19 BPBD Sleman sudah memakamkan sebanyak 400 lebih jenazah pada periode yang sama. Dari 400 jenazah tersebut sebanyak 100 jenazah pasien yang meninggal saat isolasi mandiri di rumah.
Terkait lonjakan kasus tersebut, Kepala Dinkes Sleman Joko Hastaryo mengakui sampai saat ini belum ada tanda-tanda kasus penularan Covid-19 di Sleman mengalami penurunan. "Iya belum ada tanda-tanda melandai, malah naik terus karena tracingnya gencar sehingga testingnya tinggi," kata Joko kepada Harianjogja.com, Senin (12/7/2021).
BACA JUGA : Pemkot Jogja Razia Orang yang Nekat Keluar Rumah Saat
Dia berharap setelah 14 hari penerapan PPKM Darurat pada 20 Juli nanti, diharapkan penularan Covid-19 dapat menurun. Sayangnya, kata Joko, dengan melihat data-data penularan dalam sepekan terakhir kondisi di Sleman masih belum melihat adanya tanda-tanda penurunan kasus.
"14 hari setelah PPKM Darurat dimulai mestinya mulai menurun, tapi sepertinya kok belum bisa diprediksi [kasus menurun]," kata Joko.
Sekadar diketahui, data kasus terbaru Covid-19 di Sleman per 12 Juli terdapat tambahan kasus sebesar 340 kasus dengan kasus sembuh 302 kasus dan meninggal dunia 17 kasus. Total kasus Covid di Sleman bertambah menjadi 27.994 kasus, sembuh 20.720 kasus dan meninggal 883 kasus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
IDM meresmikan rumah layak huni ke-56 untuk warga Sleman dalam HUT ke-81 RI. Program TJSL ini menyasar masyarakat sekitar destinasi wisata.
Pemotor tewas setelah terperosok ke jurang sedalam 7 meter di Jalan Jogja-Wonosari, Putat, Patuk, Gunungkidul.
JAMSTEC Jepang mengembangkan DeepLitterAI untuk mendeteksi dan menghitung sampah di dasar laut. Sistem ini bisa menganalisis rekaman hingga 3,1 kali lebih cepat
Pembahasan forum mencakup tata kelola teknologi informasi, konektivitas jaringan riset dan pendidikan, ketahanan siber, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan
Bansos warga Kulonprogo terhenti bukan hanya karena indikasi judi online. Kesalahan data kepemilikan listrik juga membuat KPM harus diverifikasi ulang.
Gempa M5,4 mengguncang Cilacap saat salat Jumat. Getaran dirasakan hingga Jogja dan BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami.