Viral Keamanan Balok Girder Tol Jogja-Solo di Kronggahan, Ini Penjelasan Adhi Karya
Adhi Karya memastikan girder Tol Jogja-Solo di Kronggahan aman dengan bracing sementara. Pemasangan diafragma kini mulai dilakukan.
Sejumlah warga Srimulyo, Piyungan, Bantul mengikuti Bimbingan Teknis Tata Laksana Pemulasaran Jenazah Infeksius Covid-19 pada Rabu (14/7/2021)-Harian Jogja/Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL--Puluhan warga di Kalurahan Srimulyo, Piyungan mengikuti bimbingan teknis tata laksana pemulasaraan jenazah infeksius Covid-19. Saking banyaknya para pendaftar, ratusan pendaftar tak bisa mengikuti bimbingan teknis pada kesempatan kali ini.
Lurah Srimulyo, Wajiran menuturkan penambahan sukarelawan penanganan Covid-19 khususnya tim pemulasaraan jenazah dilakukan Kalurahan Srimulyo melihat banyaknya pasien yang harus dirawat di rumah atau isolasi mandiri. "Rumah sakit kita lihat tidak mampu lagi menampung, banyak warga yang terpapar. Kemudian isolman lalu meninggal di rumah," tuturnya pada Rabu (14/7/2021).
Oleh karenanya, Wajiran menilai sangat dibutuhkan adanya sukarelawan yang mampu menangani bahkan bila perlu bisa melakukan evakuasi. "Evakuasi mengambil jenazah itu dari runah duka. Kemudian kami buatkan tempat untuk menyucikan, mengkafani, memasukkan ke peti kemudian di bawa ke makam," ujarnya.
BACA JUGA: Masih Merah, Menteri Luhut Singgung Mobilitas Warga Kulonprogo saat PPKM Darurat
Nantinya di makam sudah ada tim sukarelawan lagi yang menguburkan jenazah. "Jadi sudah kami siapkan sukarelawan tiga kelompok. Masing-masing kelompok itu beda-beda tugasnya dan kita dukung dengan fasilitas dua ambulans," tambahnya.
Srimulyo sendiri sebelumnya hanya memiliki satu tim pemulasaraan jenazah di tingkat desa. Kemudian tiap padukuhan dikembangkan sukarelawan dengan masing-masing tiga regu per padukuhan.
Pada bimbingan teknis kali ini sebanyak empat orang perwakilan masing-masing padukuhan dilatih oleh tim ahli. Total 88 orang peserta mengikuti pelatihan ini. "Ada 250 orang yang daftar. Nanti kami sif, ke depannya ada lagi," jelasnya.
Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Bantul, Waljito mengapresiasi adanya pelatihan bimtek yang salah satu materi menyangkut pemulasaran jenazah Covid-19. "Ini menjadi kebutuhan karena sekarang frekuensi pemakaman oleh masyarakat sendiri terkait jenazah Covid-19 itu tinggi," ujarnya.
"Banyak masyarakat yang melakukan isolman kemudian meninggal di rumah. Rumah sakit sudah penuh, sehingga perlu adanya keahlihan masyarakat berbasis relawan yang nanti bisa menangani proaes rukti jenazah Covid-19," imbuhnya.
Waljito mencatat saat ini baru 27 desa yang mampu merukti jenazah Covid-19 di Kabupaten Bantul dari 75 desa yang ada. "Mudah-mudahan ini akan memenuhi kebutuhan kita," tandansya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Adhi Karya memastikan girder Tol Jogja-Solo di Kronggahan aman dengan bracing sementara. Pemasangan diafragma kini mulai dilakukan.
anda HP terkena spyware bisa terlihat dari perubahan perilaku perangkat. Kenali gejala dan cara mengamankan data pribadi.
Veda Ega P14 di FP2 Moto3 Jepang 2026, sementara Hakim Danish P11. Simak hasil latihan dan posisi klasemen keduanya.
Bedah buku Etika Kepariwisataan di Jogja membahas pentingnya etika warga, wisatawan, budaya, dan lingkungan dalam menjaga keberlanjutan pariwisata.
Survei Pew menunjukkan pandangan warga Indonesia soal media sosial dan demokrasi berubah. Penilaian buruk naik dari 24% menjadi 43%.
Jadwal MotoGP Jepang 2026, Bagnaia harus melalui Q1. Cek jam FP2, Q1, Q2, Sprint, dan balapan utama di Motegi.