DPRD Gunungkidul Siapkan Perda Reklame, Bidik Optimalisasi PAD
DPRD Gunungkidul membahas Raperda Penyelenggaraan Reklame untuk mengoptimalkan PAD, menata reklame, dan memperkuat kepastian hukum.
Foto ilustrasi. /Antara Foto-Irwansyah Putra
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Pendaftaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Gunungkidul resmi ditutup pada Senin (26/7/2021). Total ada 2.845 pendaftar untuk mengisi kebutuhan pegawai sebanyak 1.411 formasi.
Kepala Bidang Formasi dan Data Pegawai, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Gunungkidul, Reni Linawati mengatakan pendaftaran ASN di lingkup pemkab sudah resmi ditutup. Adapun proses memasuki seleksi administrasi berkas untuk para pelamar.
Dia menjelaskan, untuk rekrutmen di tahun ini ada 1.411 formasi. Adapun rinciannya, sebanyak 98 formasi untuk CPNS, sisanya sebanyak 1.258 formasi bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) guru dan P3K non guru ada 55 formasi.
Baca juga: Ribuan Nakes Meninggal Dunia Karena Covid-19, Ada yang Kesulitan Mendapat Tempat Perawatan
Hingga pendaftaran ditutup, formasi CPNS diminati sebanyak 1.351 pelamar. Sedang P3K guru ada 1.407 pendaftar dan P3K non guru sebanyak 87 pelamar. “Kalau ditotal keselurhan yang mendaftar ada 2.845 orang,” katanya, Selasa (27/7/2021).
Meski sudah resmi ditutup, Reni belum mau mengungkapkan data rinci berkaitan dengan pelamar seperti formasi yang diminati hingga paling sedikit pelamarnya. Ia berdalih masih harus melakukan seleksi administrasi berkas yang masuk sehingga akan diketahui jumlah pasti pendaftar yang masuk.
“Memang ada yang mendaftar, tapi dimungkinan bisa kosong karena tidak memenuhi syarat saat seleksi administrasi. Jadi, kepastian detail masih harus menunggu selesainya masa sanggah melalui pengumuman hasil seleksi,” ujarnya.
Baca juga: Desa di Bantul Harus Anggarkan Minimal 8% untuk Covid-19, Termasuk Bansos Warga Terdampak
Ditambahkan dia, proses rekrutmen ASN di tahun ini seharusnya ditutup pada 21 Juli lalu. Namun oleh Badan Kepegawaian Nasional diperpanjang hingga 26 Juli. “Perpanjangan tidak hanya Gunungkidul, tapi secara nasional dengan memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat untuk berpartisipasi,” katanya.
Sekretaris Daerah Gunungkidul, Drajad Ruswandono mengatakan, adanya perpanjangan pendaftaran ASN, maka dilakukan perubahan jadwal tahapan dalam seleksi. Pihaknya sudah mengeluarkan pengumuman tentang penyesuaian tahapan jadwal seleksi.
Dia menjelaskan, usai pendaftaran ditutup maka dilanjutkan seleksi administrasi. Tahapan ini akan berlangsung hingga Jumat (30/7/2021) dan diumumkan maksimal pada 3 Agustus mendatang.
“Usai pengumuman ada masa sanggah terhadap hasil seleksi administrasi. Apabila ada yang keberatan maka akan diberikan jawaban terhadap sanggah administrasi ini,” katanya.
Menurut Drajad, tahapan rekrutmen ASN masih sebatas seleksi administrasi. Pasalnya untuk seleksi kemampuan dasar untuk CPNS dan seleksi bagi P3K guru dan non guru masih menunggu kebijakan dari Pemerintah Pusat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul membahas Raperda Penyelenggaraan Reklame untuk mengoptimalkan PAD, menata reklame, dan memperkuat kepastian hukum.
BMKG memprakirakan mayoritas wilayah di DIY cerah pada Kamis 13 Agustus 2026. Bantul berpotensi berawan, sementara Kota Jogja terpanas.
Kiper 16 tahun Athaullah Daib motoran dari Gunungkidul ke Jogja demi latihan PSIM setelah dipromosikan dari EPA U-16 ke tim senior.
Kulonprogo mendorong penanganan Jalan Dekso-Samigaluh dan Jembatan Duwet. Jalan ditargetkan masuk anggaran 2027, jembatan masih dikaji.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dari Yogyakarta ke Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN meminta makanan MBG yang tidak layak tidak dikonsumsi dan segera dikembalikan ke SPPG untuk diperiksa dan diinvestigasi.