Balita Kejang di Malam Hari, Pasien JKN Dapat Penanganan Cepat
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
Ilustrasi PNS./JIBI
Harianjogja.com, BANTUL—Sebanyak enam calon aparatur sipil negara (CASN) kategori Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang sudah dinyatakan lolos akhirnya mengundurkan diri sebelum mendapatkan Surat Keputusan (SK) Bupati tentang Pengangkatan PPPK.
Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bantul, Triyanto mengatakan dalam seleksi PPPK fungsional guru yang lolos passing grade 2021 sebanyak 396 orang untuk formasi 2022 lalu.
Namun, dari jumlah tersebut yang mendapatkan SK pengangkatan PPPK sebanyak 386 orang. Sementara 10 formasi lainnya tidak terisi. “Sepuluh formasi ini tidak terisi karena empat orang meninggal dunia dan enam orang mengundurkan diri,” katanya, saat dihubungi Rabu (5/7/2023).
BACA JUGA: Ratusan Tenaga Guru Terima SK Pengangkatan PPPK
Dari enam orang yang mengundurkan diri, satu orang di antaranya bahkan sudah mendapatkan Nomor Induk Pegawai (NIP). Sementara lima lainnya belum.
Soal alasan pengunduran diri, Triyanto mengaku tidak tahu pasti. Hanya saja, saat mendaftar mereka sudah bekerja sebagai guru honorer atau guru tidak tetap di sekolahnya masing-masing.
Menurutnya mereka mengundurkan diri sebelum proses pengangkatan sehingga tidak mendapatkan hak-haknya. “Kalau PPPK kan beda dengan CPNS. Setelah mengundurkan diri ya sudah tidak dapat apa-apa dan mereka juga tidak terkena penalti seperti CPNS,” ujar dia.
Dari 10 formasi yang kosong tersebut diakuinya sudah dilaporkan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN). Selanjutnya tahun ini Pemkab Bantul juga mengajukan CASN kategori PPPK sebanyak sekitar 800-an orang. Sebanyak 800-an formasi tersebut adalah fungsional di bidang kesehatan, pendidikan, dan teknis.
Pengajuan 800 formasi ini sebenarnya masih belum mencukupi kekurangan pegawai di lingkungan Pemkab Bantul sekitar 2.000 orang. Namun yang diajukan menyesuaikan dengan kemampuan anggaran. “Pengajuan formasi ini kan harus menyesuaikan kemampuan anggaran untuk gaji,” tandasnya.
Sementara Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih berpesan kepada 386 ASN PPPK guru yang sudah mendapatkan SK pengangkatan untuk terus meningkatkan kualitas kinerja. Menurutnya, menjadi bagian dari ASN bukanlah memasuki zona nyaman.
“Dengan telah menerima SK dan menandatangani surat perjanjian kerja pegawai pemerintah, saya harapkan kualitas kinerja serta dedikasi saudara-saudara dapat semakin meningkat dari waktu ke waktu,” harapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
AirAsia hentikan rute langsung Jakarta–Singapura mulai Juli 2026. Penumpang harus transit dan waktu tempuh bisa lebih dari 10 jam.
Pemkab Gunungkidul kaji listrik tenaga surya untuk antisipasi mati lampu, PLTS di Puskesmas Paliyan terbukti hemat hingga 50%.
Momen haru Soekarno Run 2026 Solo, Ahmad Luthfi dorong putranya di ajang lari, kirim pesan kuat tentang inklusivitas.
Prabowo targetkan BUMN tinggal 250 perusahaan tanpa PHK. Perampingan berpotensi hemat hingga Rp50 triliun per tahun.
Sebanyak 2.935 atlet ikuti Gubernur Jateng Cup Taekwondo 2026 di Semarang, jadi ajang pembinaan atlet muda berprestasi.