Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN--Polisi masih terus menyelidiki dugaan pembunuhan korban berinisial SYP, anak laki-laki 15 tahun, yang terjadi di rumahnya sendiri, di Tirtomartani, Kalasan, pada Rabu (28/7/2021) petang. Polisi belum dapat menyimpulkan siapa pelaku pembunuhan keji ini.
Kapolsek Kalasan, Kompol Sumantri, menjelaskan polisi telah memeriksa setidaknya delapan saksi terkait kejadian ini. “Dari delapan saksi yang kami periksa, belum satu pun yang mengarah kepada pelaku pembunuhan sadis itu,” ujarnya, Jumat (30/7/2021).
Ia menuturkan dari keterangan delapan saksi tersebut, tidak ada yang mengaku melihat atau mendengar secara langsung kejadian itu. Maka polisi pun menduga saat membunuh korban, pelaku menutup pintu rumah korban sehingga tidak dapat diketahui oleh siapapun saat kejadian.
Berdasarkan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP), polisi memastikan tidak ada barang berharga dari rumah korban yang hilang atau diambil pelaku. “Untuk barang bukti, hanya baju yang dikenakan korban saja,” ungkapnya.
BACA JUGA: Kematian Pasien Covid-19 di Jogja Masih Tinggi, Hari Ini 93 Orang Meninggal Dalam 24 Jam
Seperti diberitakan sebelumnya, SYP ditemukan dalam kondisi tak bernyawa dengan badan penuh luka sayatan di tangan dan sekitarnya. Korban ditemukan ibunya saat pulang ke rumah pukul 20.00 WIB, dimana sebelumnya korban berada di rumah sendirian.
Setelah kejadian, korban dibawa ke rumah sakit Bhayangkara untuk diotopsi. Korban lalu dimakamkan pada Kamis (29/7/2021) sore. SYP yang dikenal baik di lingkungan ini hanya tinggal berdua dengan ibunya di rumah.
Saat kejadian, para tetangga tidak mendengar atau melihat apapun yang mencurigakan dari rumah korban. Bahkan disebutkan tetangga terdekatnya tidak mendengar teriakan atau keributan dari arah rumah korban.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Tesla resmi menaikkan harga Model Y di AS setelah dua tahun. Simak daftar harga terbaru dan persaingan ketat di pasar mobil listrik.
Perbukitan Menoreh Kulonprogo disiapkan jadi pusat wellness tourism. Sungai Mudal siap, namun akses jalan masih jadi kendala utama.
James Cameron ungkap rencana Avatar 4 dan 5 dengan teknologi baru agar produksi lebih cepat dan biaya lebih efisien.
KKMP Jogja siapkan produksi 65 ribu batik sekolah, dorong UMKM dan perajin batik semakin berkembang.
Studi global ungkap penurunan oksigen di sungai akibat pemanasan iklim. Sungai tropis paling terdampak, ancam ekosistem air tawar.