Lonjakan Pemudik Lebaran Terlihat di Bandara YIA
Penumpang di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) melonjak hingga 81% dibanding 2021, seiring peningkatan pemudik jelang Lebaran 2022.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SENTOLO--SMP Muhammadiyah 2 Sentolo menginisiasi program green school di tengah pandemi Covid-19. Tujuan diadakannya program green school untuk memanfaatkan lahan kosong sehingga bisa ditanami sejumlah sayuran maupun tanaman hortikultura.
Pengawas SMP Muhammadiyah 2 Sentolo Kulonprogo Titik Haryani mengatakan program green school yabg dimiliki oleh sekolahnya bertujuan untuk memanfaatkan lahan kosong. Harapannya, sekolah menjadi hijau dan bersih. Sekaligus bisa dimanfaatkan untuk media pembelajaran serta menumbuhkan karakter siswa yang peduli dan cinta lingkungan.
BACA JUGA : Siswa Jogja Green School Berlatih Daur Ulang Sampah
"Pada Senin 26 Juli lalu, kami juga telah melakukan panen dengan mengikutsertakan perwakilan siswa dan beberapa guru untuk ikut memanen sayuran. Beberapa sayuran yang sudah dipanen adalah kangkung, sawi, mbayung, bayam cabut, dan cabai. Sayuran ini kemudian dibagikan kepada warga sekitar, dan guru SD dan TK yang satu kompleks dengan SMP Muhammadiyah 2 Sentolo," kata Titik pada Minggu (1/8/2021).
Hasil sayuran yang ditanam oleh siswa maupun guru yang ada di SMP Muhammadiyah 2 Sentolo juga dibagikan kepada warga yang sedang melakukan isolasi mandiri di rumah. Tentunya, pembagian dilakukan dengan menerapkan protokol pencegahan penularan Covid-19 yang ketat.
"Hasil kebun sekolah juga nantinya bisa menjadi penyumbang untuk perbaikan sarana prasarana sekolah yang sudah mengalami kerusakan. Beberapa sayuran dari hasil kebun sekolah sudah mulai dipasarkan," kata Titik.
Kepala Seksi PTK SMP Disdikpora Kabupaten Kulonprogo Kabupaten Kulonprogo, Burhanudin, mengatakan program green school yabg dimiliki oleh SMP Muhammadiyah 2 Sentolo dapat menjadi upaya ketahanan pangan di sekolah. Dampaknya juga baik hagi lingkungan sekitar di masa pandemi.
BACA JUGA : UMY Adakan Workshop Muhammadiyah Green School di Turi
"Program green school ini harus terus berkelanjutan jangan sampai berhenti dan mungkin juga diadakan inovasi dalam pengelolaan sampah yang ada di sekolah supaya nantinya menjadi sekolah yang bersih dari sampah dan tidak adu sampah yang tidak difungsikan," kata Burhanuddin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penumpang di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) melonjak hingga 81% dibanding 2021, seiring peningkatan pemudik jelang Lebaran 2022.
Pemerintah menyiapkan aturan KPR tenor 40 tahun agar cicilan rumah lebih ringan dan akses rumah murah semakin mudah dijangkau masyarakat.
Bahlil Lahadalia mengaku sudah menjelaskan aturan baru harga patokan mineral kepada investor dan Kedubes China di tengah kekhawatiran regulasi tambang.
DPRD DIY menyoroti indikator kinerja daerah yang baru 40 persen meski ekonomi DIY tumbuh dan angka kemiskinan menurun.
Maskapai penerbangan Eropa mulai memangkas penerbangan akibat lonjakan harga bahan bakar jet yang membuat sejumlah rute tidak lagi menguntungkan.
Meta menghadirkan fitur Incognito Chat AI di WhatsApp dengan teknologi Pemrosesan Privat untuk menjaga kerahasiaan percakapan pengguna.