Siswa Jogja Green School Berlatih Daur Ulang Sampah

Anak-anak Jogja Green School belajar mendaur ulang sampah menjadi beragam kreasi, pada Januari lalu.-Ist - Jogja Green School
02 Februari 2020 01:37 WIB Media Digital Jogja Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Jogja Green School menggelar sejumlah kegiatan terkait dengan pelestarian lingkungan pada Kamis, 30 Januari lalu.

Inti acaranya adalah mendaur ulang berbagai macam sampah yang dapat diolah menjadi beberapa kreasi seperti robot-robotan, celengan dan pot. Siswa juga diajari membuat ecobrick dari ratusan botol plastik yang tidak terpakai.

Ketua Yayasan Among Siswo, Sri Pancarini, mengatakan acara ini bertujuan mengenalkan ecobrick kepada murid-murid sekolah tersebut sehingga mereka dapat mengerti arti daur ulang dan tidak membuang sampah sembarangan.

“Juga belajar memanfaatkan benda-benda [nonplastik] yang bisa digunakan anak-anak. Tidak melulu anak-anak memakai plastik misalnya bisa daun kering,” kata dia melalui rilis kepada Harian Jogja, Sabtu (1/2/2020).

Ketua Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) Jogja Green School, Eny Krisnawati, mengatakan ke depan sebanyak 100 orang mahasiswa dari Malang, Jawa Timur akan datang ke sekolah ini. Para mahasiswa ingin tahu seperti apa sekolah alam serta pembelajaran di dalamnya. “Karena memang kami berbeda. Anak-anak kami beragam, bisa dikatakan kami sekolah inklusi dan juga kami menerima dari semua agama. Kalau untuk konsep go green-nya anak di sini tidak boleh membawa bekal yang kemasan, jadi mereka membawa tempat makanan yang bisa dipakai berulang kali,” katanya.

Ke depan kata dia, sekolah juga akan menggelar open house dengan tema masih seputar lingkungan.

“Ke depan kami akan buat tema anak green cinta laut Indonesia,” ujarnya.