Fenomena Api Seyegan Ternyata Bukan Gas Alam, Ahli Serahkan ke Polisi
Fenomena api Seyegan Sleman dipastikan bukan berasal dari gas alam. Polisi kini menyelidiki penyebab kemunculan api yang terjadi 126 kali.
Viral sebuah narasi di medsos terkait tabrak lari di Ambarketawang. Akan tetapi setelah ditangani kepolisian ternyata pengemudi mobil kabur tancap gas usai didatangi pria yang mengaku sebagai debt collector. /Instagram.
Harianjogja.com, SLEMAN—Viral sebuah narasi di medsos terkait tabrak lari di Ambarketawang. Akan tetapi setelah ditangani kepolisian ternyata pengemudi mobil kabur tancap gas usai didatangi pria yang mengaku sebagai debt collector.
Debt Collector yang menghadang itu tertabrak dan terpental ke jalan, sementara pengemudi mobil yang tancap gas diamankan warga dan sempat dikira pelaku tabrak lari.
Kasi Humas Polresta Sleman, AKP Salamun membenarkan adanya kejadian kecelakaan tersebut. Kecelakaan di Jl. Wates KM 5,5 tepatnya di depan Rumah Makan Padang Murah, Ambarketawang, Gamping itu kata Salamun terjadi pada Senin (07/07/2025) pukul 16.09 WIB.
Kecelakaan lalu lintas itu bermula saat pengemudi mobil Honda Civic berinisial S, 31, bersama seorang penumpang wanita berinisial SK, 39, hendak pergi dari rumah makan setempat. Akan tetapi saat akan meninggalkan rumah makan, keduanya kata Salamun dihampiri oleh orang yang mengaku sebagai debt collector.
"Saat hendak meninggalkan lokasi, mereka dihampiri oleh seorang pria berinisial BA [33] yang diduga sebagai debt collector," kata Salamun pada Selasa (8/7/2025).
Diduga lantaran panik, S disebut Salamun langsung masuk ke dalam mobil. Sementara BA mencoba menghadang selanjutnya tertabrak dan terlempar ke jalan. "Diduga panik, S langsung masuk ke dalam mobil dan menyalakan kendaraan. BA yang mencoba menghadang di depan mobil justru tertabrak dan terlempar ke jalan," tandasnya.
Kendati demikian S terus melajukan kendaraannya ke arah barat. Selanjutnya ketika sampai di sekitar pool bus Efisiensi, Salamun menjelaskan jika pengemudi mobil Civic diamankan oleh warga. "Warga sempat mengira dirinya [S] sebagai pelaku tabrak lari, hingga nyaris terjadi aksi main hakim sendiri,"
Akibat kejadian ini, BA mengalami luka serius berupa patah tulang tangan kiri dan cedera kepala. Saat ini BA dirawat di rumah sakit.
Pasca kejadian ini, Unit lantas Polsek Gamping diungkapkan Salamun telah mengamankan TKP dan mengumpulkan barang bukti. Keterangan dari sejumlah saksi di lokasi juga dihimpun oleh kepolisian untuk membuat jelas peristiwa ini. "Penanganan perkara ini telah dilimpahkan ke Unit Laka Lantas Polresta Sleman untuk proses lebih lanjut," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Fenomena api Seyegan Sleman dipastikan bukan berasal dari gas alam. Polisi kini menyelidiki penyebab kemunculan api yang terjadi 126 kali.
Sebanyak 35 anak Gunungkidul lolos Sekolah Rakyat 2026. Namun data final masih menunggu SK Gubernur DIY Sri Sultan HB X.
Penggunaan BBM B50 aman untuk kendaraan diesel, namun pakar ITB mengingatkan beberapa komponen penting tetap harus rutin dicek.
Prediksi Inggris vs RD Kongo di 32 besar Piala Dunia 2026, lengkap dengan susunan pemain, analisis, dan prediksi skor terbaru.
Kemdiktisaintek meluruskan isu 60.000 camaba mundur. Data itu berasal dari evaluasi 2025, bukan kondisi penerimaan 2026.
Pemkab Sleman mulai rehabilitasi 8 SMP pada 2026. Enam sekolah sudah kontrak, sisanya menyusul dengan anggaran Rp1,54 miliar.