Kasus Antraks Ditemukan di Paliyan, Lima Warga Kontak Erat Dipantau
Kasus antraks ditemukan di Paliyan dan Semanu, Gunungkidul. Satu warga Paliyan positif, sedangkan lima kontak erat dipantau selama 60 hari.
Korban kejahatan/kecelakaan - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kecelakaan lalu lintas berujung maut terjadi di ruas Jalan KH Agus Salim, Kalurahan Kepek, Wonosari, Kamis (4/6/2026) pagi. Insiden ini menyebabkan satu pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya mengalami luka ringan.
Peristiwa tragis tersebut kini masih dalam penyelidikan intensif oleh Satlantas Polres Gunungkidul. Polisi bahkan tengah memburu kendaraan misterius yang diduga terlibat dalam kecelakaan tersebut.
Kasatlantas Polres Gunungkidul, AKP Priya Tri Handaya, menjelaskan kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Beat bernomor polisi AB 5413 QM yang dikendarai TMJ melaju dari arah Jogja menuju Wonosari. Saat itu, korban berboncengan dengan IBS.
Di depan motor korban, terdapat kendaraan lain yang identitasnya belum diketahui. Saat melintas di lokasi kejadian, motor yang dikendarai TMJ diduga oleng. Karena jarak yang terlalu dekat, tabrakan tak terhindarkan.
“Diduga kendaraan di depan tidak menyadari terjadi benturan, sehingga tetap melaju. Bisa jadi truk atau mobil,” ujar Priya.
Benturan keras mengakibatkan TMJ mengalami luka parah di bagian kepala dan meninggal dunia di tempat. Sementara pemboncengnya, IBS, hanya mengalami luka ringan dan masih menjalani perawatan sehingga belum bisa dimintai keterangan.
Hingga kini, polisi masih melakukan berbagai upaya untuk mengungkap kendaraan yang terlibat, termasuk menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi. Namun, hasilnya belum membuahkan petunjuk signifikan.
Sepeda motor milik korban telah diamankan sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Priya menegaskan, kejadian ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati. Ia mengimbau pengendara agar tidak ugal-ugalan serta selalu mematuhi aturan lalu lintas, termasuk menggunakan helm dan sabuk pengaman.
Sementara itu, Kapolres Gunungkidul, AKBP Damus Asa, menyatakan pihaknya akan terus menggencarkan edukasi keselamatan berlalu lintas. Sosialisasi tidak hanya dilakukan melalui pemasangan rambu atau spanduk, tetapi juga menyasar kalangan pelajar.
“Edukasi sejak dini penting agar kesadaran tertib berlalu lintas semakin meningkat dan angka kecelakaan bisa ditekan,” ujarnya.
Kasus kecelakaan ini menambah daftar panjang insiden lalu lintas di wilayah Gunungkidul, sekaligus menjadi peringatan keras akan pentingnya keselamatan di jalan raya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus antraks ditemukan di Paliyan dan Semanu, Gunungkidul. Satu warga Paliyan positif, sedangkan lima kontak erat dipantau selama 60 hari.
BGN menguji coba MBG sistem prasmanan di 66 SPPG di 10 provinsi. Hasil awal menunjukkan makanan lebih segar, hangat, dan lebih banyak dikonsumsi.
Mantan KSAD Jenderal TNI (Purn) Subagyo HS meninggal dunia di Yogyakarta. Ia pernah memimpin Kopassus dan menjabat KSAD di tiga era presiden.
Survei Poltracking mencatat kepercayaan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran turun dari 81,5 persen pada Oktober 2025 menjadi 64,8 persen pada Oktober 20
Disdikpora Bantul mengingatkan penggunaan AI seperti ChatGPT di sekolah perlu diimbangi berpikir kritis dan pemahaman etika agar siswa tak sekadar menyalin jawa
PLN memastikan blackout Batam-Bintan telah ditangani. Penyebab gangguan masih diselidiki, sementara kompensasi pelanggan mengacu pada aturan.