Kesbangpol Kulonprogo Perkuat Pencegahan Kenakalan Remaja di Sekolah
Kesbangpol Kulonprogo menggencarkan program Goes to School di 46 sekolah untuk mencegah kenakalan remaja, bullying, judi online, dan tawuran pelajar.
Ubur-Ubur - Ilustrasi/StockCake
Harianjogja.com, KULONPROGO—Sejumlah pantai di Kulonprogo masih aman dari serangan ubur-ubur yang menyasar kepada para wisatawan. Meski demikian, para wisatawan yang berkunjung ke sejumlah pantai di Kulonprogo diminta terus mewaspadai kemugkinan serangan ubur-ubur.
BACA JUGA: Jumlah Wisatawan yang Tersengat Ubur-Ubur di Pantai Selatan Bantul terus bertambah
"Lumrahnya ubur-ubur ini muncul Juli hingga September hanya saja jumlah sedikit atau banyaknya dipengaruhi faktor angin. Karena angin kencang dari pengalaman sebelumnya ikut terdampar di pantai," ujar Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah V Kulonprogo, Aris Widiatmoko, Senin (7/7/2025).
Menurutnya, perhari ini di pantai Kulonprogo belum ada ubur-ubur yang nampak muncul. Pantai Glagah menjadi yang paling dominan dikunjungi wisatawan untuk berenang di Kulonprogo. Selebihnya seperti Pantai Congot, Mlarangan Asri, Trisik dan sebagainya ada yang berenang tetapi jumlahnya tidak terlalu banyak. Aris menjelaskan, berkaca dari tahun lalu ada ubur-ubur yang ke tepi pantai Kulonprogo.
"Di Glagah tahun lalu ada tetapi karena pengunjungnya sedikit sehingga tidak ada yang tersengat. Sekalipun ada hanya itungan jari satu atau dua," sambungnya.
Aris mengakui kondisi tersebut merupakan siklus tahunan. Sehingga ketika sudah ada temuan ubur-ubur di pinggir pantai, pihaknya akan memberikan imbauan kepada wisatawan, khususnya kepada anak-anak agar tidak dibuat mainan atau dipegang ketika melihat adanya ubur-ubur.
"Main airnya jangan terlalu lama karena khawatirnya bisa menyengat melalui tentakel ubur-ubur bisa mengakibatkan sesak nafas bagi anak-anak dan panas," ucapnya.
Aris menuturkan, untuk penanganan terdampak sengatan ubur-ubur bisa diberikan air cuka atau alkohol sebagai langkah awal. Namun, bisa saja dibawa ke klinik apabila memang diperlukan. Mayoritas sengatan ubur-ubur terkena wisatawan yang main air bukan pemancing di tepi pantai karena sudah bisa mengantisipasi dan kakinya menggunakan sepatu.
Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Glagah, Sumantoyo menambahkan, belum ada penanganan apapun dari Pokdarwis. Menurutnya, sudah bekerja sama dengan SAR yang rutin membawa megaphone untuk mengingatkan wisatawan hati-hati dalam bermain air.
"Antisipasinya dari kami hanya himbauan ke para wisatawan yang bermain air meskipun kami selalu memperingatkan agar tidak berenang sebagai antisipasi laka laut," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kesbangpol Kulonprogo menggencarkan program Goes to School di 46 sekolah untuk mencegah kenakalan remaja, bullying, judi online, dan tawuran pelajar.
Febrie Adriansyah mengaku dikriminalisasi usai ditetapkan sebagai tersangka TPPU. Ia menilai alat bukti belum cukup untuk penahanan.
Eropa dinilai semakin bergantung pada LNG Amerika Serikat setelah menghentikan impor energi Rusia. Pangsa pasokan diperkirakan mencapai 80%.
AHY menegaskan Transit Oriented Development menjadi strategi membangun kota terintegrasi yang meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Harianjogja.com, JOGJA—Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) DIY memprediksi inflasi di DIY hingga akhir 2026 tetap terkendali dan berada dalam kisaran sasaran
Prabowo menjelaskan Prabowonomics sebagai arah kebijakan ekonomi yang berlandaskan Pasal 33 dan 34 UUD 1945.