BNI Gandeng Ratusan Pengembang di Danantara Housing Expo, Hadirkan Hunian Premium
BNI menggandeng ratusan pengembang dalam Danantara Housing Expo 2026 sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Tiga Juta Rumah.
Peserta kirab budaya dalam rangka Merti Dusun Pasutan saat mengikuti upacara berbahasa jawa di Lapangan Pasutan, Trirenggo, Bantul, Sabtu (24/8/2025)./ Harian Jogja - Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL -Sekitar 1.200 warga Pedukuhan Pagutan, Kalurahan Trirenggo, Kapanewon Bantul, Kabupaten Bantul menggelar kirab budaya dalam rangkaian acara Merti Dusun di Lapangan Pasutan, Sabtu (23/8/2025) siang.
Acara merti dusun yang difasilitasi oleh Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kabupaten Bantul melalui dana keistimewaan (Danais) tahun anggaran 2025 dan swadaya masyarakat ini cukup meriah. Ada enam RT di Pasutan dan tiap RT menampilkan potensi seni budaya dan bikin gunungan hasil bumi dan produk UMKM Pasutan serta pernak pernik dari masing-masing RT.
Pra peserta kirab yang terdiri dari anak-anak hingga dewasa mengenakan pakaian adat jawa. Tiap kelompok atau RT dilengkapi dengan pasukan bergodo. Sebelum kirab dilakukan upacara dengan bahasa jawa.
Setelah upacara digelar, tiap peserta kirab unjuk kebolehan di depan tamu kemudian kirab keliling kampung selama sekitar satu jam kemudian kembali ke Lapangan Pasutan. Sampai lapangan enam gunungan hasil bumi dan produk UMKM diperebutkan oleh warga sekitar.
BACA JUGA: Pembangunan Taman Budaya Bantul Tertunda karena Pemangkasan Anggaran Danais
Kepala Dusun (dukuh) Pasutan Susilo mengatakan bahwa Merti Dusun Pasutan sebenarnya digelar setiap tahun sejak 2016 lalu. Namun untuk perayaan lebih besar dengan kirab budaya hasil bumi dan produk UMKM Pasutan diadakan setiap tiga bulan sekali.
Menurutnya Merti Dusun Pasutan sebagai bentuk ungkapan rasa syukur warga atas limpahan rahmat dan rejeki dan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa. Selain itu tradisi merti dusun di Pasutan menjadi wujud nyata pelestarian budaya lokal sekaligus ruang kebersamaan antar warga.
“Dengan dukungan fasilitasi dari pemerintah, kegiatan ini diharapkan mampu memperkokoh identitas budaya sekaligus menjaga nilai-nilai gotong royong di tengah masyarakat. Merti dusun juga menjadi alat pemersatu masyarakat menjadi guyub rukun dari RT01 hingga RT 06,” katanya.
Panewu Bantul, Kusmardiono menyambut baik kegiatan merti dusun tersebut yang menjadi alat pemersatu warga sekaligus melestarikan tradisi. “Semoga kegiatan merti dusun ini bisa lestari bisa dilaksanakan kemudian hari untuk nguri-nguri kabudayan Jogja,” ujarnya.
Selain Panewu Bantul, hadir juga dalam upacara adat dan kirab budaya ini adalah Lurah Trirenggo, Ernawati Kusumaningsih, Komandan Koramil Bantul, dan Kapolsek Bantul.
Selain doa bersama, upacara adat, dan kirab budaya, merti Dusun Pasutan juga dimeriahkan dengan Ketoprak pada Sabtu malamnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BNI menggandeng ratusan pengembang dalam Danantara Housing Expo 2026 sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Tiga Juta Rumah.
Kemarau panjang di Pengasih, Kulonprogo, membuat Sungai Klampok dan Plelen mengering. Vegetasi perbukitan juga mulai menguning.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Jumat, 23 Oktober 2026, tersedia enam keberangkatan setiap arah dengan tarif Rp12.000.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 23 Oktober 2026, lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Simak juga panduan naik KRL untuk pemula.
Cek jadwal perpanjangan SIM Kulonprogo 23 Oktober 2026 di MPP, lengkap dengan jadwal Satpas 1450, SIMENOR, SIM Keliling, dan syaratnya.
Jadwal KA Bandara YIA 23 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jam keberangkatan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya.