Advertisement
Warga DIY Diajak Tanam Cabai Mandiri Guna Jaga Stabilitas Harga
Tanaman cabai - Ilustrasi - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mulai menanam cabai secara mandiri di lingkungan rumah tangga masing-masing.
Langkah strategis ini diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang dalam menjaga stabilitas harga cabai yang kerap mengalami fluktuasi tajam, terutama saat mendekati momen perayaan Idulfitri.
Advertisement
Fenomena naik turunnya nilai jual komoditas pedas ini merupakan siklus tahunan yang sangat dipengaruhi oleh faktor cuaca serta ketersediaan pasokan di pasar.
Ketika intensitas hujan tinggi memicu penurunan produksi, harga cabai dipastikan melonjak, namun sebaliknya, saat masa panen raya melimpah, harga justru bisa merosot drastis hingga menyentuh titik yang merugikan para petani lokal.
BACA JUGA
“Kalau dalam kondisi tertentu petani memilih tidak memanen karena harga terlalu rendah, itu kan secara ekonomis juga tidak bagus. Ke depan ini perlu kita pikirkan bersama karena terjadi hampir setiap tahun,” ungkap Ni Made dalam Jumpa Pers Hasil Pemantauan TPID Menjelang Idulfitri di Kepatihan, Rabu (4/3/2026).
Ia menekankan bahwa meskipun sudah ada acuan harga eceran tertinggi (HET), implementasi di lapangan tetap sangat bergantung pada rantai distribusi dan volume produksi.
Mengingat keterbatasan lahan di area perkotaan, Pemerintah Daerah (Pemda) DIY menyarankan warga memanfaatkan pot atau polibag kecil untuk budidaya skala rumahan. Penanaman mandiri ini difokuskan untuk memenuhi konsumsi internal keluarga sehingga ketergantungan terhadap pasar dapat berkurang, terutama pada periode rawan inflasi menjelang hari besar keagamaan nasional.
Terkait dengan kebutuhan skala industri, Pemda DIY telah berkoordinasi dengan BUMD pangan sebagai offtaker produk daerah, meski pengelolaan komoditas ini diakui memiliki kompleksitas tinggi. Penggunaan teknologi cold storage atau ruang pendingin memiliki batas waktu tertentu, sementara karakteristik konsumen di DIY jauh lebih menyukai produk yang masih dalam kondisi segar daripada hasil pengawetan.
Meski sempat ada tren kenaikan, saat ini harga cabai di pasaran terpantau mulai berangsur menurun jika dibandingkan dengan kondisi dua pekan sebelumnya. Pemerintah memastikan ketersediaan stok pangan di wilayah DIY tetap aman terkendali karena jalur distribusi dari pemasukan daerah lain maupun kerja sama antarpulau berjalan lancar guna menjamin stabilitas harga cabai dan komoditas pokok lainnya bagi warga DIY jelang Idulfitri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
BPOM Bongkar Peredaran Obat dan Kosmetik Ilegal di Marketplace
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- 400 ASN Gunungkidul Pensiun 2026, Dua Kepala Dinas Ikut Purna Tugas
- Disnaker Kulonprogo Buka Posko Aduan THR hingga H+10 Lebaran
- Longsor Jalur Clongop Gunungkidul, Tiga Alat Berat Diterjunkan
- Tol Jogja-Solo Fungsional, Jogja-Klaten Cuma 20 Menit Saat Lebaran
- Dies Natalis 80 FK-KMK UGM Tegaskan Inovasi Kesehatan Bangsa
Advertisement
Advertisement








