23 Warga Sleman Terdampak Gas Bocor di Bayen, Sampel Air Diuji
23 warga Purwomartani terdampak gas bocor di Sleman. Semua pasien sudah pulang, sampel air kini diuji Labkesda.
Logo PSS Sleman - ist/PSS
Harianjogja.com, SLEMAN—PSS Sleman berhasil mengalahkan PSPS Pekanbaru dengan skor 2-0 dalam laga persahabatan di momen Launching Team PSS 2025/2026. Dua gol yang dicetak Gustavo Tocantins membawa PSS Sleman taklukkan pasukan Askar Bertuah.
BACA JUGA: Degradasi ke Liga 2, Ini Kata Kapten dan Pelatih PSS Sleman
Laga persahabatan ini digelar di Stadion Maguwoharjo pada Jumat (22/8/2025) sebagai puncak Launching Team PSS 2025/2026 Simphony of Super Elja. Meski bertajuk laga uji coba, kedua tim nampak menurunkan 11 pemain terbaiknya sejak awal laga.
Sejak peluit babak pertama di mulai, PSS yang bermain di hadapan pendukungnya langsung melontarkan sejumlah serangan. Di menit ke-5 pergerakan berbahaya Gustavo terpaksa dihentikan lewat pelanggaran oleh kiper PSPS. Tak pelak, wasit memberikan tendangan penalti kepada tim tuan rumah.
Gustavo yang mengeksekusi langsung tendangan penalti itu berhasil menjebloskan gol ke gawang PSPS di menit ke-7. Skor 1-0 untuk keunggulan PSS bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, PSPS berusaha bangkit membangun serangan. Akan tetapi situasi tersebut justru dimanfaatkan PSS untuk menambah keunggulan.
Memanfaatkan bola yang terlepas dari pemain PSPS, Ichsan Pratama mengirimkan umpan terobosan ke arah Gustavo Tocantins. Gustavo yang terlepas dari pengawalan lantas menggiring bola ke area kotak penalti dan melepaskan tendangan keras.
Bola tendangan Gustavo gagal ditepis kiper PSPS Pekanbaru dan berujung gol di menit ke-50. Tertinggal dua gol, PSPS berusaha meningkatkan intensitas serangan, namun hingga babak kedua berakhir skor 2-0 bertahan untuk kemenangan PSS.
Pelatih Kepala PSS Sleman, Ansyari Lubis mengapresiasi penampilan pemainnya dalam laga ini. Dari pandangannya, pemain telah bekerja keras di lapangan.
"Yang pasti, malam ini kami apresiasi pemain. Dari segi hasil kami dapat menangkan pertandingan," kata Ansyari pada Jumat (22/8/2025) malam.
"Pemain sudah berkerja keras dan ditonton oleh seluruh fans, yang notabene pemain kami banyak yang baru. Ini mereka bisa melakukannya dengan baik," imbuhnya.
Para pemain yang tampil percaya diri menjadi salah satu hal positif yang dipetik Ansyari dari laga kontra PSPS.
"Artinya mereka tidak nervous, itu hal yang positif," tandasnya.
Meski menang dan tercatat beberapa kali menciptakan peluang, penampilan PSS tak luput dari tindakan evaluasi. Ansyari bilang jika timnya masih ada kekurangan dan itu harus segera diperbaiki.
"Tetapi kemenangan ini juga banyak evaluasi dari pelatih karena pasti banyak kekurangan yang harus kami perbaiki," tegasnya.
Sementara itu Pelatih Kepala PSPS, Ilham Romadhona mengatakan ada pelajaran yang bisa dipetik timnya dari kekalahan ini. Dengan waktu yang ada, PSPS kata Ilham harus berbenah sebelum kompetisi bergulir.
"Ada pelajaran penting dari PSS Sleman untuk tim kami, masih ada waktu dua pekan, kami harus berbenah," tegasnya.
"Banyak hal-hal individual, teknis, taktik yang memang harus kami perbaiki, itu yang terutama," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
23 warga Purwomartani terdampak gas bocor di Sleman. Semua pasien sudah pulang, sampel air kini diuji Labkesda.
Toyota mencatat permintaan Veloz Hybrid menembus 10 ribu unit di tengah kenaikan harga BBM dan meningkatnya minat mobil hemat bahan bakar.
Dua wisatawan asal Karawang ditemukan meninggal tertimbun longsor di jalur menuju Curug Cileat, Subang, Jawa Barat.
Manchester City menjuarai Piala FA 2026 setelah mengalahkan Chelsea 1-0 lewat gol Antoine Semenyo di Stadion Wembley.
Kunjungan wisatawan di Malioboro Jogja meningkat selama long weekend Kenaikan Isa Almasih, terutama pada sore hingga malam hari.
Persija Jakarta menang 3-1 atas Persik Kediri di Stadion Brawijaya lewat dua gol Gustavo Almeida pada pekan ke-33 Super League.