Sultan: Gaya Hidup Gemi Kunci Bebas Finansial di Era Digital
Sri Sultan HB X tekankan pentingnya gemi, nastiti, ngati-ati di era digital saat literasi keuangan tertinggal dari inklusi.
Prosesi pemakaman jenazah Covid-19 yang dilakukan tim pemakaman Satgas Covid-19 Sleman belum lama ini. /Ist-dok PMI Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN- Tim Dekontaminasi, Pemakaman dan Pemulasaraan Jenazah Covid-19 BPBD Sleman mencatat hingga awal Agustus ini masih ada pasien Covid-19 yang meninggal dunia saat menjalani isolasi mandiri (isoman).
Tim melakukan pemulasaraan jenazah dan pemakaman sesuai protokol kesehatan (prokes) kepada sebanyak 29 jenazah pasien yang meninggal dunia saat menjalani isoman. Data tersebut tercatat sejak empat hari terakhir, 1-4 Agustus. "Ya masih ada pasien Covid-19 yang meninggal saat menjalani isoman di rumah," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman Makwan, Rabu (4/8/2021).
Dia merinci hingga 4 Agustus pukul 16.00 WIB, tim memakamkan sebanyak 118 jenazah. Rinciannya, 38 jenazah pada 1 Agustus di mana 11 jenazah meninggal saat menjalani isoman dan 27 jenazah saat dirawat di rumah sakit. Sehari kemudian, 2 Agustus jumlah pasien yang meninggal sebanyak 37 kasus dengan rincian 11 jenazah meninggal saat menjalani isoman dan 26 jenazah saat dirawat di rumah sakit.
BACA JUGA: Takut Ketahuan, Pencuri Kotak Infaq di Gunungkidul Tinggalkan Motor di Masjid
Selama 3 Agustus, jumlah jenazah yang dimakamkan sebanyak 21 kasus, dengan rincian 3 jenazah meninggal saat menjalani isoman dan 18 jenazah saat dirawat di rumah sakit. "Dan Rabu (4/8/2021) sore, setidaknya 22 jenazah yang dimakamkan di mana 4 jenazah meninggal saat menjalani isoman dan 18 jenazah saat dirawat di rumah sakit," jelasnya.
Penanggungjawab Fasilitas Kesehatan Darurat Covid-19 (FKDC) Sleman ini meminta pasien Covid-19 yang menjalani isoman untuk bersedia dievakuasi ke Isoter. Hal ini bertujuan agar pasien mendapatkan pengawasan lebih selama di Isoter.
"Kapasitas Isoter lebih dari cukup untuk menampung pasien yang akan menjalani perawatan di Isoter," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sri Sultan HB X tekankan pentingnya gemi, nastiti, ngati-ati di era digital saat literasi keuangan tertinggal dari inklusi.
DPP Kota Jogja periksa 1.718 hewan kurban jelang Iduladha 2026. Semua dinyatakan sehat dan layak dijual di pasar tiban.
Kecelakaan di Jalan Terong–Mangunan Bantul menewaskan pejalan kaki. Polisi sebut jarak dekat jadi penyebab utama.
KPK memeriksa Plt Bupati Tulungagung dan sejumlah kepala dinas terkait dugaan aliran uang kasus pemerasan Bupati nonaktif.
Motif pembacokan pelajar di depan SMAN 3 Jogja terungkap. Geng Vozter disebut patroli menjaga wilayah usai info tawuran.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa optimistis IHSG akan rebound pekan depan didukung fundamental ekonomi Indonesia yang dinilai tetap kuat.