Kasus Kebakaran di Bantul Melonjak, Karhutla Mendominasi selama September
Kasus kebakaran di Bantul mencapai 326 kejadian hingga 21 September 2026. Karhutla melonjak dan menjadi pemicu utama kenaikan kasus.
Ilustrasi vaksinasi Covid-19./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA-- Pemerintah Kota Jogja melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat akan memfokuskan pemberian vaksin dosis kedua kepada para warga menyusul terbatasnya stok vaksin yang saat ini tersedia. Untuk sementara waktu atau hingga akhir pekan ini pemberian vaksin dosis pertama akan disetop terlebih dahulu sambil menunggu ketersediaan stok vaksin baru tiba dari pemerintah pusat.
Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit dan Pengelolaan Data dan Sistem Informasi Kesehatan Dinkes Kota Jogja, Lana Unwanah mengatakan, langkah ini diambil karena kondisi stok vaksin yang cukup mengkhawatirkan. Saat ini ketersediaan stok vaksin di gudang farmasi milik Dinkes hanya berjumlah 3.700 dosis. Jumlah itu disebut dia merupakan stok terendah yang dimiliki Pemkot Jogja sejak program vaksin berjalan.
BACA JUGA: 17 Orang Tewas Disambar Petir Saat Menuju Pesta Pernikahan
"Stok vaksin di Kota Jogja sampai dengan pekan ini merupakan yang terendah sejak pelaksanaan vaksinasi dimulai pada 6-7 bulan lalu dan sejumlah faskes juga sudah menjerit dan mulai mempertanyakan kenapa hanya mendapatkan vaksin untuk dosis kedua saja. Karena sampai saat ini yang tersedia di gudang farmasi hanya 3.700 dosis vaksin Sinovac," kata Lana dalam diskusi daring yang digelar Harian Jogja bekerja sama dengan Satgas Covid-19 dan Pemkot Jogja pada Kamis (5/8/2021).
Untuk itu, pihaknya akan fokus pada penyuntikan vaksin dosis kedua dulu sampai dengan pekan ini. Sebab telah ada sebanyak 50.000 sampai 60.000 ribuan warga yang sudah terjadwal untuk menjalani vaksin dosis kedua Sinovac pada bulan ini. Di sisi lain ada pula warga yang sudah terjadwal untuk mendapatkan vaksin dosis kedua AstraZeneca pada pertengahan bulan ini sampai akhir September mendatang dengan jumlah 55.000 orang.
"Paling tidak vaksin dosis pertama sampai akhir pekan ini disetop dulu sambil menunggu ada penyaluran dosis vaksin lagi. Infonya dalam pekan kedua Agustus akan ada penyaluran vaksin dan kami harapkan stok itu nanti bisa mengkover," ujar dia.
Lana menjelaskan, hingga per 3 Agustus lalu cakupan vaksin di Kota Jogja telah mencapai 350.675 orang untuk dosis pertama dengan rincian sebanyak 220.192 atau 62,79 persen NIK luar dan 130.483 atau 37,21 persen NIK Kota Jogja. Sementara yang telah menjalani vaksin dosis kedua yakni sebanyak 131.401 orang dengan rincian sebanyak 77.368 atau 58,88 persen NIK luar dan 54.033 atau 41,12 persen NIK Kota Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus kebakaran di Bantul mencapai 326 kejadian hingga 21 September 2026. Karhutla melonjak dan menjadi pemicu utama kenaikan kasus.
Klasemen Asian Games 2026 menempatkan Indonesia di posisi 15 dengan tiga emas, tujuh perak, dan 20 perunggu.
Honda dikabarkan menyiapkan SUV Rp160 jutaan untuk India. Mesin Horse Powertrain dan produksi 2028 masih dalam tahap evaluasi.
Tu-95 Rusia jatuh saat penerbangan latihan di Amur. Enam awak tewas, satu lainnya terluka dan penyebab kecelakaan masih diselidiki.
Aldila/Christopher menang 6-1, 6-1 atas Nepal di Asian Games 2026. Rifqi Fitriadi juga melaju ke putaran ketiga.
FIFA menuduh UEFA melakukan pelecehan terhadap Gianni Infantino dan mencoba memengaruhi pemilihan presiden FIFA lewat sengketa FFE.