Film Istimewa Gelar Special Screening di Jogja
Film Istimewa, drama keluarga yang terinspirasi dari kisah nyata enam anak penyandang disabilitas, menggelar special screening di Empire XXI Cinema Yogyakarta
Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan UMY, Slamet Riyadi saat memandu Research and Innovation Networking Expo, Rabu (11/8/2021)-Harian Jogja/Lajeng Padmaratri.
Harianjogja.com, JOGJA, BANTUL - Guna meningkatkan kualitas riset dan inovasi, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melalui Lembaga Riset dan Inovasi (LRI) membuka ruang temu bagi akademisi, pemerintah, dan industri melalui agenda Research and Innovation Networking Expo: Government, Business, Academics and Industrial Meeting pada Rabu (11/8/2021).
Dilaksanakan secara daring, agenda tersebut diikuti oleh ratusan peserta dari perwakilan pemerintah daerah, sejumlah perguruan tinggi, serta beberapa industri se-Jawa. Dalam kesempatan ini, multi pihak ini diharapkan bisa saling memetakan kebutuhan industri dan pengambilan kebijakan yang akan difasilitasi oleh riset dan inovasi dari kalangan akademisi.
Dalam sambutannya, Ketua Badan Pembina Harian UMY Agung Danarto menyatakan acara ini dilaksanakan dalam rangka pemantapan UMY menuju Research Excellence University sesuai Rencana Strategis UMY 2020-2025 yang akan datang. "Dalam Research Excellence University, UMY fokus menghasilkan riset yang berdampak bagi public secara luas," ujarnya.
Rektor UMY, Gunawan Budiyanto menambahkan bahwa tahapan Research Excellence University ini selaras dengan upaya pencapaian visi misi UMY serta visi dalam Rencana Induk Riset Nasional (RIRN) Indonesia Tahun 2017-2045 yaitu "Indonesia 2045 Berdaya Saing dan Berdaulat Berbasis Riset". Dalam agenda pameran ini, ditampilkan 30 produk unggulan riset dan inovasi UMY yang dihasilkan dalam tiga tahun terakhir.
Melalui ekspo tersebut, riset dan inovasi karya peneliti UMY ditampilkan untuk membentuk sinergi kepada calon pengguna, investor, dan pemerintah. Kepala LRI UMY, Dyah Mutiarin menambahkan dalam kesempatan ini mereka dapat memetakan potensi dan kebutuhan riset dan inovasi dari stakeholder.
"Sekaligus memetakan potensi kemitraan riset dan inovasi sesuai dengan permintaan stakeholder terkait," tambahnya.
Salah satu riset dan inovasi yang ditampilkan ialah MyCrowd, sistem cerdas untuk monitoring kerumunan berbasis web. Sistem tersebut berupa perangkat keras server dengan daya komputasi tinggi dan aplikasi berbasis web yang terhubung dengan perangkat CCTV, baik privat maupun publik. Dalam server tersebut, terdapat kecerdasan buatan untuk mendeteksi keterlibatan orang-orang, apakah sudah menggunakan masker dan menerapkan jaga jarak atau belum.
"Yang pernah kita coba dari CCTV publik Malioboro. Kita bisa tahu di waktu tertentu, di tempat tertentu, di situ terjadi kerumunan atau tidak. Datanya bisa realtime dan hasilnya bisa disimpan," ujar Slamet Riyadi, inventor MyCrowd.
Rekaman yang bisa disimpan dan ditonton ulang itu diharapkan bisa menjadi bahan analisis untuk mendukung pembuatan keputusan. Dengan begitu, stakeholder bisa menentukan kebijakan yang sesuai dengan data yang ada untuk menegakkan protokol kesehatan.
Adanya ekspo ini diharapkan juga bisa meningkatkan minat para dosen dan peneliti untuk membuat suatu riset dan inovasi yang tak hanya berbasis publikasi. Sebab, publikasi hanya bisa dinikmati oleh masyarakat ilmiah. Sementara, masyarakat umum lebih membutuhkan produk yang inovatif untuk berdampak di masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Film Istimewa, drama keluarga yang terinspirasi dari kisah nyata enam anak penyandang disabilitas, menggelar special screening di Empire XXI Cinema Yogyakarta
Sejarah upacara penurunan bendera 17 Agustus bermula di Gedung Agung Jogja pada 1946 dan berkembang menjadi tradisi kenegaraan hingga kini.
Pilur Gunungkidul 2026 digelar 26 September dengan 230 TPS di 31 kalurahan. DPT ditetapkan 24 Agustus.
Gempa M6,2 mengguncang Sulawesi Tengah pada Sabtu malam. BNPB mencatat satu orang meninggal dan dua gedung kantor rusak.
Batik Sembung di Kulonprogo membuat kain batik sepanjang 8,1 meter untuk memperingati HUT ke-81 RI dan menyuarakan pesan persatuan bangsa.
Thailand siapkan overhaul pajak kendaraan setelah Indonesia rayu Toyota pindahkan produksi. Tarif cukai lebih rendah untuk produsen lokal, lebih tinggi untuk CB