IHSG Menguat ke 5.731, Saham BBCA dan BBRI Topang Penguata
IHSG dibuka naik 0,63% ke level 5.731. Penguatan ditopang BBCA, BBRI, dan AMMN meski sentimen ekonomi domestik masih membayangi pasar.
Ilustrasi vaksinasi Covid-19./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA--Warga Kota Jogja kini memiliki pilihan tempat yang beragam untuk melakukan vaksinasi Covid-19.
Pemerintah Kota Jogja menambah sentra vaksinasi di tiga lokasi, selain di fasilitas pelayanan kesehatan yang melayani vaksinasi COVID-19 secara reguler, guna mempercepat capaian vaksinasi di kota tersebut.
“Ada di XT-Square, PDAM Tirtamarta dan di Ngabean,” kata Pelaksana Tugas Asisten Sekda Bidang Administrasi Umum Pemerintah Kota Jogja Kris Sardjono Sutedjo di Yogyakarta, Kamis (12/8/2021).
Sentra vaksinasi di XT-Square sudah beroperasi dan memiliki kapasitas melayani sekitar 1.000 hingga 1.200 dosis per hari. Begitu juga dengan sentra vaksinasi di PDAM yang diproyeksikan mampu memberikan pelayanan dengan kapasitas yang sama.
“Untuk di Ngabean belum dioperasionalkan. Masih dalam tahap persiapan,” kata Koordinator Rumpun Penanganan Satgas Penanganan COVID-19 Yogyakarta ini.
BACA JUGA: Sumber Air Bersih di Gunungkidul Tak Cukup Penuhi Kebutuhan
Menurut dia, tambahan layanan vaksinasi di sejumlah titik di luar fasilitas pelayanan kesehatan tersebut diharapkan mampu mempercepat target vaksinasi di Kota Yogyakarta.
“Warga yang ingin mengakses layanan vaksin harus melakukan pendaftaran terlebih dulu melalui aplikasi Jogja Smart Service (JSS). Pendaftaran vaksinasi di Kota Yogyakarta sudah dilakukan satu pintu melalui aplikasi JSS,” ktanya.
Dengan keberadaan sentra vaksinasi tersebut diharapkan sasaran vaksinasi di Kota Yogyakarta bisa mencapai lebih dari 6.000 target per hari.
Kota Yogyakarta juga berencana mengoperasionalkan mobil vaksin untuk menjangkau warga yang kesulitan mengakses fasilitas layanan kesehatan untuk menerima vaksin.
“Misalnya untuk difabel. Ada sekitar 3.000 hingga 4.000 difabel yang terdata,” katanya, yang menyebut layanan mobil vaksin dioperasionalkan sebelum 17 Agustus.
Sebelumnya, Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti memastikan ketersediaan vaksin di Yogyakarta tetap ada. “Tidak perlu khawatir. Warga yang harus mendapat suntikan dosis dua juga harus datang sesuai waktu yang dijadwalkan,” katanya.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, hingga 4 Agustus 2021, sudah ada 135.396 warga yang mendapat suntikan vaksin dosis pertama.
Dengan demikian, capaian vaksinasi untuk warga Kota Yogyakarta tercatat sekitar 38 persen dari target vaksinasi sebanyak 352.599 warga berusia lebih dari 12 tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
IHSG dibuka naik 0,63% ke level 5.731. Penguatan ditopang BBCA, BBRI, dan AMMN meski sentimen ekonomi domestik masih membayangi pasar.
Koperasi Desa Merah Putih di DIY mulai memetakan kebutuhan bahan baku MBG bersama SPPG untuk memperkuat pasokan pangan sekaligus menggerakkan ekonomi desa.
5 operasi tak ditanggung BPJS Kesehatan 2026: kecelakaan, kosmetik, luar negeri, dan lainnya. Simak 19 operasi yang dijamin dan syarat klaimnya.
Dinas Pendidikan Gunungkidul mencatat ada 18 SMP swasta yang tidak mendapatkan murid dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026-2027.
Protes kebijakan E20 di India meluas! Pengendara keluhkan mesin rusak dan BBM boros. Pemerintah sebut ini eksperimen, oposisi minta evaluasi.
Perpres Nomor 111 Tahun 2025 memasukkan penyebaran budaya LGBTQ sebagai bagian dari analisis ancaman nonmiliter dalam kebijakan pertahanan negara.