Wales vs Norwegia: Haaland Jadi Ancaman di Cardiff
Prediksi Wales vs Norwegia di Nations League 2026/2027. Haaland menjadi ancaman saat The Dragons memburu poin pertama di Cardiff.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengisikan oksigen dari tabung portable ke tabung kecil ukuran 1 meter kubik saat launching oksigen gratis di Rumah Dinas Bupati Bantul, Kamis (12/8) siang. Harian Jogja/Jumali
Harianjogja.com, BANTUL-- Asisten Sumber Daya dan Kesejahteraan Rakyat Setda Bantul Pulung Haryadi mengatakan sesuai dengan Peraturan Bupati Bantul (Perbub) No.62/2021 tentang Pendistribusian Oksigen kepada masyarakat pasien Covid-19, hanya Satgas Kabupaten, Kalurahan, Padukuhan dan selter yang bisa mengambil oksigen.
Nantinya Satgas Covid atau pengelola selter membawa surat permohonan tertulis yang ditujukan ke Bupati cq kepala bagian administrasi kesejahteraan rakyat yang ditandatangani oleh lurah atau dukuh selaku ketua Satgas.
BACA JUGA : Oksigen Gratis di Bantul Akhirnya Diluncurkan ke Publik
“Agar cepat maka surat pengajuannya dikirim lewat WhatsApp ke 081328330321. Nanti petugas akan memberikan balasan. Jadi cepat, tidak sampai satu jam,” kata Pulung.
Karena jumlah oksigen terbatas, maka Pulung menyatakan dalam sehari Pemkab hanya akan melayani 5 sampai 6 satgas. “Setiap Satgas maksimal membawa 3 tabung ukuran 1 meter kubik,” tandas Pulung.
Dalam sehari, Pemkab hanya akan memberikan oksigen gratis hasil sisa olahan oksigen generator yang ditempatkan di RS Panembahan Senopati sebanyak 15 tabung ukuran 1 meter kibik.
“Sementara baru 15 tabung kecil ukuran 1 meter kibik. Karena masalah tempat. Sebetulnya bisa sampai 20 tabung,” kata Bupati Bantul Abdul Halim Muslih usai launching, Kamis (12/8).
Menurut Halim, terbatasnya jumlah oksigen gratis yang bisa dilayani karena terbatasnya tempat dan sumber daya manusia. Sebab, pelayanan pemberian oksigen gratis ini dilakukan selama 24 jam.
“ Artinya sementara minimal 15 tabung, tadi saya juga minta kepada Pak Direktur RS Panembahan Senopati untuk menyediakan lebih besar lagi. Nanti jangan 15 tapi ditingkatkan agar jangan ada yang sudah datang tapi tidak mendapatkan oksigen,” lanjut Halim.
BACA JUGA : Sebelum Gratiskan Oksigen Generator, Pemkab Bantul Akan Gelar Uji Coba
Halim mengatakan langkah penyediaan oksigen gratis harus ditempuh oleh Pemkab karena banyak warga yang menjalani isolasi membutuhkan oksigen tetapi kesulitan mendapatkan oksigen. Selain itu harga oksigen juga mengalami kenaikan, sehingga masyarakat keberatan.
“Untuk itu kami tempatkan di sini. Karena di rumah sakit kan harus steril dari kerumunan dan layanan nonmedik,” terang Halim.
Lebih lanjut Halim mengatakan jika layanan oksigen gratis ini diberikan oleh Pemkab selama Pemerintah Pusat menetapkan pandemi Covid-19. Diharapkan layanan ini akan menurunkan paparan Covid-19. “Sekaligus menekan tingkat kematian,” tandas Halim.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Prediksi Wales vs Norwegia di Nations League 2026/2027. Haaland menjadi ancaman saat The Dragons memburu poin pertama di Cardiff.
Data center BDx Jatiluhur disetop sementara. Ekonom menyoroti kepastian regulasi, kebutuhan air, listrik, dan keberlanjutan investasi.
DPR akan mempertemukan pengelola SPPG dengan Kepala BGN Sudaryono pada Senin (5/10) membahas moratorium dapur MBG.
El Nino dan karhutla menekan produksi pangan Nabire. Harga cabai naik dan inflasi September 2026 mencapai 2,82 persen.
Ajang lari lintas alam Biosferun 2026 kembali digelar pada 18 Oktober 2026. Memasuki penyelenggaraan kelima, event trail run ini menawarkan pengalaman berbeda.
Sugiono resmi dilantik menjadi Menko PMK dalam reshuffle Kabinet Merah Putih. Simak sejumlah capaian Sugiono selama menjabat Menlu.