Sukses di TPR Baron, Non-Tunai Segera Diterapkan di Empat Lokasi
Pemkab Gunungkidul puas dengan pelaksanaan program pembayaran 100% non-tunai di Tempat Pemungutan Retribusi Baron sehingga akan diperluas model pembayaran ini.
Pelaksanaan Pelatihan pengelolaan akun media sosial dalam program Si Dewi Sintal di kawasan wisata Kalurahan Mulo, Wonosari, Jumat (6/8/2021)/istimewa Dinas Pariwisata Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Dinas Pariwisata Gunungkidul meluncurkan program inovasi Sinergi Desa Wisata Promosi melalui Media Digital (Si Dewi Sintal). Di awal program ada 12 perwakilan dari desa wisata mengikuti pelatihan pengelolaan dan promosi sektor wisata melalui media digital.
Pelaksana Program Si Dewi Sintal, sekaligus Kepala Seksi Informasi dan Promosi, Dinas Pariwisata Gungkidul, Purnomo Sumardamto mengatakan, program Si Dewi Sintal berisi pelatihan dan pendampingan kepada pengelola desa wisata. Adapun pelatihan diberikan kepada admin media sosial untuk mengelola akun yang dimiliki dengan baik. Selain itu, juga diberikan pengetahuan dan pelatihan untuk membuat konten yang menarik sebagai sarana pengenalan destinasi wisata yang ada.
Menurut Damto, di tahap awal progam ini diikuti 12 Desa Wisata yang telah ditetapkan melalui SK Bupati Gunungkidul. Adapun Desa Wisata meliputi Girisuko di Kapanewon Panggang; Mulo di Kalurahan Wonosari; Putat, Beji dan Nglanggeran di Kapanewon Patuk serta Ngestirejo di Kapanewon Tanjungsari. Selain itu, ada juga Kalurahan Pampang di Kapanewon Paliyan; Kampung di Kapanewon Ngawen; Ngalang di Kapanewon Gedangsari, Pacarejo di Kapanewon Semanu dan Umbulrejo di Kapanewon Ponjong.
Pelatihan terkait dengan program ini diberikan pada 6-13 Agustus. Hasil dari pelatihan ini ditemukan desa wisata yang beum memiliki akun media sosial. Oleh karennaya, pengelola wajib membuat akun media sosial serta menetapkan admin untuk mengelolanya.
“Pelatihan sudah dan tinggal monitoring terkait pengelolaan media digital untuk promosi,” katanya, Senin (16/8/2021).
Damto mengakui pelatihan untuk 12 desa wisata masih sebatas pilot project. Ke depannya, program Si Dewi Sintal akan menyasar ke seluruh desa wisata serta destinasi wisata yang dikelola masyarakat. “Desa wisata jadi program unggulan dari Pemerintah Pusat. Kami terus berupaya dan bersinergi untuk mengenalkan seluruh potensi yang ada,” katanya.
Kepala Bidang Pemasaran dan Bina Usaha Ekraf, Dinas Pariwisata Gunungkidul, Yuni Hartini mengatakan, upaya promosi wisata terus dilakukan untuk memperkuat citra desa wisata di Gunungkidul. Yuni pun optimistis program inovatif Si Dewi Sintal dapat menjadi sarana promosi yang efektif karena pelaksanaan untuk meningkatkan kapasitas pengelola desa wisata dalam memanfaatkan media sosial, digital dan website.
“Setiap desa wisata harus memiliki akun media sosial dan harus dikelola dengan baik untuk mengenalkan potensi wisata yang dimiliki,” katanya.
Kepala Dinas Pariwisata, Asti Wijayanti mengatakan, perkembangan teknologi harus dimanfaatkan dalam upaya pengelolaan desa wisata untuk memudahkan dalam pengelolaan dan promosi. Pengelola wisata harus mempunyai kecakapan dasar untuk menggunakan berbagai plafon media digital.
“Digitaslisasi dapat diterapkan dengan memamanfaatkan media sosial untuk promosi, edukasi dan informasi. Selain itu, bisa juga untuk reservasi online, pemasaran produk hingga penerapantransaksi non tunai,” kataya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul puas dengan pelaksanaan program pembayaran 100% non-tunai di Tempat Pemungutan Retribusi Baron sehingga akan diperluas model pembayaran ini.
Pemkab Batang memperluas program seragam gratis ke SD dan SMP swasta. Anggaran Rp3,8 miliar disiapkan untuk menjangkau sekitar 23.000 siswa baru.
Media Vietnam memuji kenaikan ranking FIFA Timnas Indonesia ke posisi 118 dunia. Garuda meraih tambahan 12,25 poin usai mengalahkan Oman dan Mozambik.
Sebanyak 84 siswa-siswi kelas VI SD Negeri Keputran "A" dinyatakan lulus. Nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) meraih peringkat terbaik ke-5 se-Kota Yogyakarta.
Harley-Davidson memindahkan produksi mesin Revolution Max ke AS sebagai bagian dari strategi efisiensi, penguatan manufaktur domestik, dan transformasi bisnis.
Pemkab Gunungkidul merencanakan pilihan lurah serentak pada 26 September 2026 di 31 kalurahan. Anggaran Rp2,6 miliar telah disiapkan dalam APBD 2026.