Sumbu Kartika Antar Sarah Azzahra ke Final Fatmawati Trophy
DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta menegaskan komitmennya dalam membuka ruang ekspresi bagi generasi muda untuk menembus ekosistem industri kreatif nasional.
Aplikasi NAFS/Ist
Harianjogja.com, JOGJA-Selain kesehatan fisik, masyarakat juga penting memerhatikan kesehatan mental. Kesehatan mental berkaitan dengan kondisi kesejahteraan psikologis seseorang, dimana jika kondisinya tidak stabil sering kali ditandai dengan mental illness (gangguan mental).
Pada masa pandemi Covid-19, permasalahan mental illness terus meningkat karena berbagai tekanan dan dampak dari pandemi pada berbagai aspek mulai dari kesehatan, ekonomi, pendidikan, hingga sosial. Hasil survei PDSKJI (Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia) mendapatkan angka gejala cemas menjadi 65%, depresi 62% dan ptsd (gangguan stress pasca trauma) 75% pada masyarakat selama 5 bulan pandemi.
Melihat fenomena tersebut, mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) berinsiatif membuat sebuah prototipe aplikasi NAFS berbasis paltform digital yang kontennya berdasarkan pada implementasi keilmuan psikologi Islam (islamic psycho-spiritual therapy) sebagai bentuk mental health first aid (pertolongan pertama kesehatan mental).
Mereka adalah Hanna Oktasya Ross, Aulia Syifa Arrohmah, dan Megawatul Hasanah dari Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya/ Jurusan Psikologi, serta Nurastuti Wijareni dan Naufal Yusran dari Fakultas Teknologi Industri/ Jurusan Informatika. Judul yang diangkat adalah “NAFS (Islamic Psycho-Spiritual Therapy) Berbasis Platform Digital Sebagai Mental Health First Aid”.
“Inovasi aplikasi ini sebenarnya terletak pada konten yang ada di dalam aplikasinya, karena kontennya berdasarkan dari keilmuan psikologi Islam,” kata Hanna Oktasya Ross.
Dosen Dr. H. Fuad Nashori, S.Psi., M.Si., M.Ag. menjelakan pendekatan psikologi Islam dinilai relevan karena selain masyarakat Indonesia yang mayoritas muslim, berdasarkan hasil riset dan survei, tingkat religiusitas masyarakat Indonesia cukup tinggi. Sehingga jika kelompok menggunakan cara-cara yang sudah sesuai dengan keyakinan yang dimiliki, akan lebih mudah diterima oleh masyarakat.
“Dalam merealisasikan karya yang kami buat, pertama-tama, kami merencanakan dengan berdiskusi secara online, melakukan studi literatur, dan merancang prototipe aplikasi. Kedua, kami membuat prototipe aplikasi yang telah kami rancang sebelumnya, melengkapi konten dan alur kerja aplikasinya,” kata Aulia Syifa Arrohmah.
Sementara proses ketiga, kelompok melakukan pengecekan prototipe kembali dengan melakukan diskusi, uji coba, evaluasi, dan mendesain ulang jika diperlukan. Seluruh tahapan ini kami lakukan secara online, maupun offline.
“Rencananya prototipe ini akan kami realisasikan menjadi Aplikasi NAFS yang fungsional dan nantinya akan dimuat pada playstore/app store, sehingga bisa diunduh dan digunakan oleh siapa saja,” lanjut Naufal Yusran.
“Harapan kami, aplikasi ini dapat membantu siapapun untuk meningkatkan kesehatan mental mereka, terlebih bagi mereka yang mengalami mental illness,” timpal Megawatul Hasanah..
Sebagai kesimpulan dari PKM ini, Nurastuti Wijareni mengatakan keberhasilan prototipe aplikasi NAFS ini sudah mencapai 90% dan sebenarnya sudah bisa digunakan. Aplikasi NAFS ini juga sedang didaftarkan hak ciptanya di HKI dan dalam waktu kedepan akan segera direalisasikan dan dipublikasikan secara umum. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta menegaskan komitmennya dalam membuka ruang ekspresi bagi generasi muda untuk menembus ekosistem industri kreatif nasional.
Harga emas menguat 0,84% sepekan dan diprediksi melanjutkan reli. Emas berpeluang menguji level US$4.503 per troy ounce.
Australia dan Malaysia menyampaikan belasungkawa atas gempa M7,7 di NTT yang berdampak pada ribuan warga dan menewaskan 47 orang.
BPC HIPMI Kota Yogyakarta mempertemukan lebih dari 50 peserta pitching dengan investor melalui Jogja Investment Arena 2026.
BRIN mengembangkan grafit artifisial dari limbah batu bara untuk bahan baku baterai EV dengan tingkat kesesuaian struktur mencapai 96,8%.
PSS Sleman imbang 1-1 Persita dalam uji coba. Pieter Huistra menilai fisik, taktik, dan mental pemain menunjukkan progres.