Normalisasi Jalan Selokan Mataram Sleman Dilanjutkan, 11 Lahan Dibebaskan

Andreas Yuda Pramono
Andreas Yuda Pramono Kamis, 01 Oktober 2026 16:07 WIB
Normalisasi Jalan Selokan Mataram Sleman Dilanjutkan, 11 Lahan Dibebaskan

Selokan Mataram Jogja - dok/Harian Jogja

Harianjogja.com, SLEMAN—Normalisasi Jalan Selokan Mataram di Sleman akan dilanjutkan dengan pembebasan 11 bidang lahan pada 2027. Pelebaran jalan ini disiapkan sebagai jalur alternatif untuk mengurai kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan, termasuk Jalan Gejayan dan Ring Road Utara.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman, Sukarmin, mengatakan koordinasi dengan sejumlah pemangku kepentingan telah dilakukan untuk merealisasikan rencana normalisasi Jalan Selokan Mataram tersebut.

Menurutnya, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sleman tengah menyiapkan alokasi anggaran dalam APBD 2027 untuk pembebasan 11 bidang lahan.

Sementara itu, pembangunan fisik jalan nantinya akan ditangani oleh pemerintah provinsi.

“Normalisasi Jalan Selokan Mataram ini nanti akan memperlebar badan jalan sekitar tujuh meter dengan panjang jalan yang ditangani kurang lebih 500 meter,” kata Karmin kepada wartawan, Kamis (1/10/2026).

Jalan Selokan Mataram Jadi Jalur Alternatif

Karmin menjelaskan normalisasi ruas tersebut diarahkan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di Jalan Gejayan. Jalur yang diperlebar juga diharapkan mampu mengalihkan kendaraan yang hendak menuju kawasan Babarsari.

Kondisi Jalan Selokan Mataram di kawasan Kampung Santren, Mrican, hingga Cepit saat ini masih relatif sempit. Karena itu, pelebaran diperlukan agar fungsi jalan sebagai jalur alternatif dapat lebih optimal.

Sebelumnya, pelebaran jalan di sisi timur telah dilakukan beberapa tahun lalu. Normalisasi yang direncanakan kali ini menjadi kelanjutan dari program pelebaran yang belum sepenuhnya tuntas.

Sekretaris DPUPKP Sleman, Fauzan Ma’aruf, mengatakan pengembangan jalur alternatif tersebut juga tidak terlepas dari persoalan kepadatan lalu lintas di kawasan Ring Road Utara.

Menurutnya, pelebaran jalan inspeksi Selokan Mataram menjadi salah satu upaya untuk menyediakan jalur alternatif dan memecah kepadatan kendaraan.

Rencana pengembangan jalur tersebut membentang dari Jalan Magelang hingga Ring Road Timur di Maguwoharjo.

“Latar belakangnya karena kepadatan lalu lintas di Ring Road Utara sehingga membutuhkan jalur alternatif untuk memecah kepadatan, salah satunya dengan pelebaran jalan inspeksi Selokan Mataram,” kata Fauzan.

Dikaitkan dengan Tingginya Angka Kecelakaan

Selain untuk mengurai kepadatan, pelebaran jalan juga diharapkan dapat mengurangi angka kecelakaan lalu lintas di sepanjang Jalan Selokan Mataram.

Data Polresta Sleman menunjukkan jumlah laporan kecelakaan lalu lintas mencapai 1.454 kasus pada semester I 2026. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan semester II 2025 yang mencatat 1.333 kasus.

Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, mengatakan meningkatnya mobilitas masyarakat menjadi salah satu penyebab utama tingginya angka kecelakaan lalu lintas.

Aktivitas ekonomi yang semakin berkembang serta tingginya pergerakan wisatawan menuju berbagai destinasi di Sleman turut meningkatkan volume kendaraan di jalan raya.

Kondisi tersebut kemudian menimbulkan hambatan arus lalu lintas di sejumlah ruas. Pengemudi pun cenderung mencari jalur alternatif untuk menghindari kepadatan.

Jalan yang berada di sepanjang Selokan Mataram menjadi salah satu jalur yang digunakan pengendara. Dengan meningkatnya kendaraan yang melintas, ruas tersebut kemudian kerap mengalami kepadatan.

Normalisasi dan pelebaran Jalan Selokan Mataram diharapkan dapat memberikan alternatif bagi pengendara sekaligus membantu memecah konsentrasi kendaraan di sejumlah ruas yang selama ini menjadi titik kepadatan lalu lintas di Sleman.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online