Pilur Bantul 2026, Calon Lurah Sabdodadi Bicara Digitalisasi Ekonomi
Calon Lurah Sabdodadi Sulistiyo menawarkan pembangunan berbasis marketing dan teknologi untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan warga.
Warga mengikuti program vaksinasi massal yang diselenggarakan oleh Bank BPD DIY bagi warga di sekitar Kemantren Jetis, Sabtu (21/8/2021)-Harian Jogja/Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA-- Pemerintah Kemantren Jetis disebut menjadi wilayah yang mempunyai cakupan vaksinasi terendah dari 14 kemantren yang ada di Kota Jogja. Berdasarkan catatan, baru sebanyak 10.139 penduduk di wilayah itu yang telah divaksin, sementara 12.884 lainnya belum tersentuh program vaksin.
Wali Kota Jogja, Haryadi Suyuti mengatakan, pihaknya telah menyuntikkan sebanyak 350.000 - 360.000 dosis vaksin sampai dengan pekan ketiga Agustus lalu. Dari jumlah itu, 65 persen diantaranya berasal dari Nomor Induk Kependudukan (NIK) luar kota dan 35 persen NIK dalam kota.
"Jadi dari jumlah itu Kemantren Jetis ini adalah yang paling rendah saat ini dari 14 kemantren. Nanti akan digenjot ya dan koordinasi dengan Polsek serta Koramil untuk mempercepat, sementara yang paling tinggi itu adalah Gondokusuman," kata Haryadi, Senin (23/8/2021).
BACA JUGA: Penyaluran Bansos di Kota Jogja Mundur, Ini Penyebabnya
Pihaknya menargetkan pada September mendatang seluruh warga Kota Jogja telah divaksin, minimal vaksin dosis pertama. "Target kami masyarakat Jogja di september nanti sudah divaksin semua minimal dosis pertama. Karena vaksin kedua ini ya yang AstraZeneca itu cukup lama memang jaraknya," ungkap dia.
Untuk itu, sejumlah sentra dan fasilitas vaksinasi pun telah ditambah. Baru-baru ini, Pemkot Jogja dengan Bank BPD DIY menyediakan sentra vaksinasi di kantor setempat. Sentra vaksin itu saat ini dikhususkan bagi para warga sekitar dengan waktu pelaksanaan sebanyak 12 kali di setiap akhir pekan dan menghabiskan 1.000 dosis setiap hari.
Camat Jetis, Sumargandi mengatakan, rendahnya cakupan vaksinasi di wilayahnya disebabkan oleh akses sentra vaksin yang jauh. Di sisi lain, letak wilayah itu cenderung agak ke tengah kota sementara sentra vaksin berada cukup jauh dari jangkauan warga, sehingga jumlah warga yang telah divaksin rendah.
"Ini memang karena kondisi lokasi vaksin yang jauh, dan sekarang kan sudah dekat karena ada di BPD DIY dan juga PDAM Jogja. Mudah-mudahan dengan lokasi yang kian dekat ini warga Jetis akan lebih banyak yang divaksin," ujarnya.
Ke depan, pemerintah Kemantren Jetis menargetkan akan menambah dosis vaksin reguler untuk mempercepat vaksinasi massal. "Kita juga di Puskemas target hariannya 60 dosis, lalu naik lagi jadi 120 dosis yang reguler, mungkin ke depan akan ditingkatkan lagi menjadi 200 dosis," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Calon Lurah Sabdodadi Sulistiyo menawarkan pembangunan berbasis marketing dan teknologi untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan warga.
Zinedine Zidane membela Cristiano Ronaldo yang disorot usai meninggalkan timnas Portugal dan mengenang kesuksesan mereka di Real Madrid.
Prakiraan cuaca Jogja hari ini 5 Oktober 2026 didominasi berawan. Suhu tertinggi mencapai 34 derajat Celsius di Kota Jogja.
PT Pos Sungguminasa mengakui salah kirim surat MA untuk Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang hingga tak diterima sebelum putusan.
Jadwal Samsat Bantul Oktober 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, Samsat Keliling, Jempol Si Panda, SABITA hingga Samsat On Sunday.
PAD Gunungkidul dalam APBD Perubahan 2026 naik Rp25,57 miliar menjadi Rp385,966 miliar di tengah pengurangan transfer pusat.