Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Jumat 6 November 2026, Cek Tarifnya
Cek jadwal Angkutan KSPN dari Malioboro ke Obelix Sea View dan Pantai Drini, lengkap dengan tarif serta jadwal perjalanan pulang.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Kondisi pandemi Covid-19 membuat Perguruan Tinggi Swasta (PTS) semakin berat untuk mempertahankan eksistensinya. Hingga pekan terakhir Agustus 2021 ini, sebanyak 30% dari total 102 PTS dan tiga PTN di Jogja tidak mampu memenuhi kuota mahasiswa baru (maba).
Ketua Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah V Yogyakarta Profesor Didi Achjari menjelaskan pandemi Covid-19 membuat dampak secara langsung terhadap kampus terutama PTS di Jogja. Salah satunya kampus kesulitan mendapatkan mahasiswa baru.
BACA JUGA : Penerimaan Mahasiswa Baru Kampus Swasta di Jogja
“Kalau dampaknya [pandemi] ada yang langsung dan tidak langsung, yang langsung itu kampusnya harusnya mahasiswa [baru] bisa dapat banyak, sekarang mahasiswa mau perjalanan ke Jogja saja susah karena PPKM sehingga tidak bisa memenuhi harapan jumlah mahasiswa,” katanya kepada wartawan di sela-sela Penyerahan Izin Pembukaan Program Doktoral Ilmu Farmasi UAD, Rabu (25/8/2021).
Didi menambahkan, jumlah kampus yang belum memenuhi target kuota maba berjumlah antara 30% sampai 40% dari total 102 PTS dan tiga PTN. Kampus-kampus ini masih diberikan kesempatan melakukan pembukaan maba hingga September mendatang. Mengingat sesuai aturan Pemerintah Pusat bahwa penyerahan data akhir jumlah mahasiswa pada Oktober 2021 sehingga September sudah melaksanakan perkuliahan.
“Jadi masih ada beberapa kampus swasta yang jumlah perolehan mahasiswa barunya masih di bawah target. Bervariasi, hasil rapat dengan Aptisi menyampaikan beberapa kampus di bawah target, bervariasi. Sekitar 30 persen sampai 40 persen dari total 102 PTS dan tiga PTN,” ujarnya.
BACA JUGA : Gara-Gara Corona, Kampus Swasta Terkendala Promosi
Ia mengaku belum mendapatkan laporan terkait kemungkinan adanya kampus yang kolaps akibat pandemi. Menurutnya kerugian sektor pendidikan tinggi selain secara langsung, ada yang tidak langsung yaitu keberadaan indekos, warung dan berbagai usaha kecil sekitar kampus pun ikut terhenti. Meski demikian, jumlah kerugian sektor pendidikan tinggi tidak bisa diukur secara nominal karena tidak bersifat bisnis secara langsung.
“Kami belum dapat laporan dalam arti kolaps mau tutup, belum ada laporan, kalau turun [jumlah mahasiswa baru] itu ada laporan, masih di bawah target, karena sampai sekarag masih buka, itu sekitar 30 persen. Perpanjangan pendaftaran sampai September, tetapi saat ini beberapa kampus sudah Ospek,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cek jadwal Angkutan KSPN dari Malioboro ke Obelix Sea View dan Pantai Drini, lengkap dengan tarif serta jadwal perjalanan pulang.
Kementerian PU meninggikan jalan Semarang-Demak dan membangun infrastruktur pengendali banjir untuk mengantisipasi rob jelang Nataru 2026/2027.
Pemprov Jateng mencatat 200.815 UMKM telah bersertifikat halal. Penguatan ekosistem halal didorong untuk mendukung pariwisata ramah Muslim.
Kota Callao di Peru membangun patung Paus Leo XIV setinggi 14 meter menjelang kunjungan sang paus pada 11–17 November 2026.
Erdogan meminta Trump mengakhiri ketegangan AS-Iran melalui diplomasi. Pemerintahan AS dilaporkan terbelah soal kelanjutan konflik.
Badai musim dingin merendam 70.000 tenda pengungsi Palestina di Gaza. Ribuan warga terancam penyakit dan kehilangan tempat berlindung.