Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Pengamatan visual Gunung Merapi menunjukkan luncuran awan panas, Sabtu (28/8) pagi. /@BPPTKG.
Harianjogja.com, SLEMAN--Awan panas guguran Merapi yang terjadi pada Pukul 16.20 WIB menimbulkan hujan abu pada sejumlah kecamatan di Magelang, Jawa Tengah.
Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida, menjelaskan awan panas pertama teramati pukul 05.36 WIB. “Tercatat di seismogram dengan amplitudo 37 mm dan durasi 190 detik. Jarak luncur 2 km ke arah barat daya,” ujarnya, Sabtu (28/8/2021).
Dalam periode pengamatan yang sama, yakni pukul 00.00 WIB-06.00 WIB, terjadi satu guguran lava pijar dengan jarak luncur dua kilometer ke arah barat daya. Lalu pada periode pengamatan pukul 06.00 WIB-12.00 WIB terdengar suara guguran sebanyak empat kali dengan intensitas sedang.
BACA JUGA : Kubah Lava di Barat Daya Merapi Diam-Diam Bertumbuh 3 Meter
Kemudian awan panas kedua terjadi cukup besar, pada pukul 16.20 WIB, dengan amplitudo 60 mm, durasi 234 detik, dan jarak luncur tiga kilometer ke arah barat daya. Akibat awan panas kedua di hari ini menimbulkan hujan abu di sejumlah lokasi di Magelang, Jawa Tengah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dampak hujan abu akibat awanpanas guguran Merapi antara lain Kecamatan Srumbung terdiri atas Desa Kradenan, Srumbung, Kaliurang, Kemiren, Banyuadem, Jerukagung dan Desa Ngablak.
Sedangkan untuk Kecamatan Salam terdampak abu antara lain Desa Sucen dan Desa Kadiluwih. Kemudian Kecamatan Ngluwar terdiri atas Desa Jamuskauman, Somokaton, Plosogede, Bligo dan Desa Ngluwar.
BACA JUGA : Muncul Satu Awan Panas, Aktivitas Merapi Menurun
Dalam sepekan terakhir, aktivitas Gunung Merapi tercatat cukup kecil. Selama sepekan terakhir pada 22-28 Agustus 2021 hanya terjadi total tiga kali awan panas dengan jarak luncur dua kilometer ke arah barat daya dan 211 guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal dua kilometer ke arah barat daya. Berbeda dengan sepekan sebelumnya yaitu antara 15-21 Agustus 2021 terjadi lebih dari 10 kali awan panas guguran.
Pada sepekan terakhir aktivitas kegempaan, tercatat 2 kali gempa Awan Panas Guguran (AP), satu kali gempa Vulkanik Dangkal (VTB), 15 kali gempa Low Frekuensi (LF), 19 kali gempa Fase Banyak (MP), 1.973 kali gempa Guguran (RF), 100 kali gempa Hembusan (DG) dan lima kali gempa Tektonik (TT).
Adapun volume kedua kubah lava, berdasarkan analisis morfologi dari Stasiun Kamera Deles 5, Tunggularum dan Babadan 2, Volume kubah lava barat daya sebesar 1,4 juta meter kubik dan kubah tengah sebesar 2,8 juta meter kubik. “Perubahan morfologi terjadi pada bagian atas kubah lava barat daya, lokasi ekstrusi magma aktif saat ini,” kata dia.
Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor tenggara-barat daya sejauh maksimal 3 km ke arah sungai Woro dan sejauh 5 km ke arah sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.
Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak. Dengan tingkat aktivitas ini, status Gunung Merapi hingga kini masih Siaga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 24 September 2026 tersedia 24 perjalanan YIA-Tugu dan sebaliknya, mulai dini hari hingga malam.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 24 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 24 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Kenali enam pemain baru 5cm: Revolusi Hati. Roman King memerankan Zafran muda dalam prekuel film 5 cm yang dijadwalkan tayang akhir 2026.
DPRD Sleman mengingatkan potensi dampak jalan tol terhadap kunjungan wisatawan. Pemkab diminta memperkuat destinasi dan memperbanyak event pariwisata.