Pembuat Claude Gandeng Samsung, Industri Chip AI Memanas
Anthropic dikabarkan menjajaki kerja sama dengan Samsung untuk mengembangkan chip AI kustom guna mengurangi ketergantungan pada pemasok GPU eksternal.
Ilustrasi monyet/Pixabay
Harianjogja.com, BANTUL - Pemerintah Kalurahan Sriharjo, Kapanewon Imogiri mulai menyiapkan diri untuk bisa hidup berdampingan dengan Makaka (sejenis monyet dari famili Cercopithecidae). Hal ini menyusul sudah mulai turunnya beberapa ekor Makaka ke halaman rumah warga di Padukuhan Pengkol, Sriharjo, beberapa hari terakhir.
Lurah Sriharjo, Titik Istiyawatun Khasanah mengatakan saat ini Makaka sudah mulai terlihat di beberapa halaman rumah warga di Padukuhan Pengkol, Sriharjo. Mereka terlihat mencari makan. Hal ini terjadi setelah stok makanan mereka yang merupakan lahan pertanian warga di atas kawasan pemukiman mulai habis.
BACA JUGA : Perburuan Monyet di Tepus Tunggu Izin BKSDA
“Salah satunya terlihat di halaman pak Subani. Untuk itu, kami sedang mencari cara agar mereka tidak menjadi hama. Karena menurut penuturan warga, koloninya saat ini sudah sampai ratusan,” kata Titik, Minggu (5/9/2021).
Oleh karena itu, Titik mengaku telah mulai berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup DIY, Balai Konservasi Sumber Daya Alam dan sejumlah pihak agar persoalan Makaka ini bisa diatasi. Sejauh ini, terdapat opsi untuk mengurangi koloni dari Makaka. Di samping itu ada opsi lain yakni menyiapkan diri hidup berdampingan dengan Makaka.
“Tidak ada pilihan selain berdampingan. Untuk itu kami sedang berkoordinasi, bagaimana caranya untuk mewujudkan hal tersebut,” jelasnya.
Menurut Titik, pencanangan hutan agroforestri atau wanatani seluas 7,5 hektar di wilayahnya membuat pihaknya semakin optimistis pengendalian serangan Makaka akan mampu dimaksimalkan. Karena jika kawasan hutan tersebut sudah sudah ditanami tanaman buah-buahan, maka Makaka akan turun dan tidak masuk ke kawasan pemukiman warga.
BACA JUGA : Satu Kalurahan di Gunungkidul Kewalahan Hadapi Serangan…
“Kalau turun ini bisa menjadi aset wisata," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Anthropic dikabarkan menjajaki kerja sama dengan Samsung untuk mengembangkan chip AI kustom guna mengurangi ketergantungan pada pemasok GPU eksternal.
Pemerintah targetkan 40.000 Kopdes Merah Putih beroperasi Oktober 2026 untuk dorong ekonomi desa dan distribusi bantuan.
Jadwal KRL Jogja–Solo Minggu 5 Juli 2026 lengkap dari Jogja hingga Palur. Tarif Rp8.000, cek jam keberangkatan terbaru.
Polda Lampung gagalkan peredaran 5 kg sabu dan ekstasi di Bakauheni. Empat tersangka diamankan, termasuk oknum aparat.
Pascal Wehrlein menang di Formula E Shanghai 2026. Kemenangan ke-10 musim ini, kukuhkan dominasi dan peluang juara dunia.
Dua bayi ditemukan di Solo dalam sehari, satu selamat di kereta, satu meninggal di selokan. Polisi lakukan penyelidikan.