Lurah se-DIY Diperkuat, Sultan Minta Dana Desa Bebas Korupsi
Sultan HB X tekankan transparansi dan akuntabilitas dana kalurahan di Jogja. Lurah diminta cegah korupsi dan tingkatkan kesejahteraan.
Ilustrasi. /Antaranews-Ridwan Triatmodjo
Harianjogja.com, SLEMAN-Karena persoalan utang yang tak kunjung dibayar, seorang pria di Sleman nekat membunuh pengutang yang masih satu kalurahan atau desadengannya. Seusai membunuh, pria tersebut juga mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di hari yang sama, Minggu (5/9/2021).
Kanit Reskrim Polsek Sleman, Iptu Eko Haryanto, menjelaskan pelaku adalah SWU, laki-laki 69 tahun warga Kalurahan Caturharjo, Kapanewon Sleman. Sementara korban adalah P, perempuan 40 tahun warga kalurahan dan kapanewon yang sama dengan pelaku.
SWU menghabisi nyawa korban saat korban sedang mencuci di Kali Nyoho, Padukuhan Jetis, Kalurahan Caturharjo, Kapanewon Sleman, pada Minggu (5/9/2021) sekira pukul 05.30 WIB. “Dibunuh pakai batu, remuk. Rahangnya bengkak besar kanan kiri,” ujarnya, Senin (6/9/2021).
Kisah ini diketahui pertama kali dari penemuan mayat di kali Nyoho oleh warga, yang kemudian dilaporkan ke polisi. “Itu tahunya juga ada orang mau mancing atau apa itu, kok ada kayak anak kecil, ternyata warga setempat [korban],” ungkapnya.
BACA JUGA: Siap-Siap! Kartu Prakerja Gelombang 20 Dibuka Pekan Ini
Diceritakan korban memiliki hutang sebesar Rp2 juta kepada pelaku. SWU sudah berkali-kali menagih namun tak kunjung dibayar. Lalu pada hari naas itu, SWU tahu jika P sering mencuci di Kali Nyoho pada pagi hari. SWU pun mendatangi P dan membunuhnya. Lokasi yang di berada di bawah jurang dan masih pagi membuat tak ada satu saksi pun mengetahui kejadian ini.
Lalu berdasarkan keterangan keluarga SWU, pelaku pulang ke rumahnya usai peristiwa ini dan menceritakan kepada menantunya jika ia telah membunuh P. Mendengar cerita ini, menantunya pun langsung pergi ke rumah Ketua RT dan RW untuk melaporkan peristiwa tersebut.
Ketika ditinggal pergi menantunya itu lah SWU mengakhiri hidupnya sendiri dengan gantung diri. “Menantunya lari nemunin pak RT dan RW, melapor bahwa morotuane itu bunuh orang. Terus balik ke rumah ternyata [SWU] sudah gantung di depan pintu,” kata dia.
Dengan pelaku pembunuhan yang bunuh diri ini polisi menilai kasus sudah selesai dan ditutup. Pihak keluarga korban kata dia juga telah menerima apa yang menimpa mereka. “Iya [kasus ditutup]. Sudah dikuatkan keterangan seperti itu. Dikuatkan lagi ada masalah utang itu,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X tekankan transparansi dan akuntabilitas dana kalurahan di Jogja. Lurah diminta cegah korupsi dan tingkatkan kesejahteraan.
Prahdiska Bagas Shujiwo dan Thalita Ramadhani Wiryawan sukses melaju ke babak 16 besar Taipei Open 2026 setelah menyingkirkan lawan masing-masing di Taipei Aren
Sejumlah musisi ternama tampil memeriahkan FYP Fest, di antaranya NDX AKA, Denny Caknan, Guyon Waton, Trio Macan, dan Lavora
Biaya visa Taiwan untuk WNI resmi naik mulai 1 Agustus 2026. Berikut daftar tarif terbaru Visitor Visa, Resident Visa, dan syarat Travel Authorization Certifica
WhatsApp menghadirkan fitur panggilan suara dan video langsung di WhatsApp Web. Pengguna kini bisa menelepon dari browser tanpa perlu menginstal aplikasi deskto
Mohammad Zaki Ubaidillah gagal melaju ke babak 16 besar Taipei Open 2026 setelah kalah dari Justin Hoh dalam duel tiga gim di Taipei Arena, Taiwan.