KASUS PORNOGRAFI: Divonis 10 Bulan Penjara, Ini Respons Pihak Siskaeee
Hakim memvonis terdakwa kasus pornografi siskaeee lebih ringan dari tuntutan jaksa.
Petani di wilayah Kabupaten Kulonprogo memeriksa tanaman padi di lahan mereka, Kamis (9/9/2021)./Istimewa-Dokumen Kapanewon Lendah
Harianjogja.com, KULONPROGO—Potensi pertanian di Kapanewon Lendah terus didorong agar mampu menyejahterakan masyarakat. Melalui BUMDes yang ada di setiap kalurahan, diharapkan hasil pertanian bisa menggerakkan perekonomian warga.
Panewu Lendah, Sutrisno mengatakan salah satu upaya untuk memaksimalkan potensi dan hasil pertanian yakni melalui Program BUMDes Bersemi Membela Petani (Bumi Melani). Program ini awalnya digagas oleh BUMDes Jati Unggul, Kalurahan Jatirejo, Lendah.
“Program ini merupakan upaya keberpihakan BUMDes kepada para petani. Selama ini petani menjual hasil pertaniannya ke tengkulak dengan harga sesuai kemauan tengkulak. Dalam program Bumi Melani, BUMDes membeli hasil panen petani dengan harga yang lebih baik," kata Sutrisno saat ditemui, Kamis (9/9/2021).
Dengan harga jual yang bagus, harapannya mampu memberikan kesejahteraan kepada petani. BUMDes di Lendah, menurut Sutrisno, didirikan untuk mendorong potensi lokal dan meningkatkan perekonomian warga. "karyawan BUMDes juga berasal dari warga sekitar. Artinya, warga ikut diberdayakan," ujarnya.
Program Bumi Melani yang diluncurkan 2017 mampu mewujudkan kesejahteraan bagi petani di Kapanewon Lendah, khususnya di Kalurahan Jatirejo. Direktur BUMDes Jati Unggul, Sinta, menyatakan sebelumnya petani di Jatirejo bernasib sama dengan petani di daerah lain, yakni kesulitan menanam karena terkendala modal, sarana dan prasarana serta jaringan penjualan.
Sadar dengan potensi yang ada, maka pengurus BUMDes terpanggil untuk membuat program kerja yang menguntungkan petani. "Kami akhirnya meluncurkan Program Bumi Melani,” katanya, Kamis. Bumi Melani memiliki berbagai program untuk meningkatkan kesejahteraan para petani, seperti kredit pertanian, program pembelian hasil panen atau tebas tani, serta pelatihan untuk petani.
Prestasi BUMDes Jati Unggul ini mendapatkan penghargaan di tingkat regional, nasional hingga internasional."Pada 2019 kami mendapat undangan dari Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi untuk mengikuti studi banding ke India," kata Sinta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hakim memvonis terdakwa kasus pornografi siskaeee lebih ringan dari tuntutan jaksa.
Sapi kurban Presiden Prabowo asal Gunungkidul habiskan biaya pakan Rp80.000 per hari. Sapi simmental itu berbobot lebih dari 1 ton.
Prabowo menghadiri panen raya jagung nasional, groundbreaking gudang pangan Polri, dan peluncuran 166 SPPG pendukung MBG di Tuban.
BMKG memperingatkan potensi hujan ringan hingga sedang disertai angin kencang di sejumlah wilayah Sumatera Utara pada Minggu.
Prabowo menyebut Program MBG dapat memutar uang hingga Rp10,8 miliar per desa setiap tahun untuk menggerakkan ekonomi rakyat.
Disdik Sleman hanya mengakui enam lomba nasional untuk Jalur Prestasi Khusus SPMB 2026 jenjang SMP.