Hadapi Kekeringan, Pemkab Sleman Siapkan Anggaran dan Dropping Air
Pemkab Sleman menyiapkan anggaran dan memantau pasokan air di 17 kapanewon untuk menghadapi potensi kekeringan musim kemarau.
Pasar Seni Gabusan./Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL - Masih terbatasnya kegiatan massal membuat event atau festival maupun promosi di Pasar Seni Gabusan belum bisa digelar. Dinas Perdagangan Bantul akan memfasilitasi bila peraturan pengadaan kegiatan massal mengalami perubahan.
Festival atau event yang digelar di Pasar Seni Gabusan dinilai dapat mendongkrak pengunjung dan penjualan pedagang-pedagang di dalamnya. Namun Kepala Dinas Perdagangan Bantul, Sukrisna Dwi Susanta menuturkan bila kegiatan semacam itu belum bisa digelar saat ini karena terganjal aturan.
"Rang publik kan ditutup sementara di Inmendagri ada, di Perbub ada. Belum. Jadi, belum bisa [membuat acara untuk meramaikan pasar] yang sifatnya massal," tuturnya pada Jumat (10/9/2021).
Baca juga: Uji Coba Pembukaan Objek Wisata Taman Pintar Dialihkan ke Gembira Loka Zoo
Kendati demikian Sukrisna memastikan bila Inmendagri menuturkan kegiatan massal boleh digelar, Disdag bantul akan memfasilitasi. Atau bila pedagang hendak mengadakan acara pun, akan diperbolehkan asal sesuai prokes, tentunya bila sudah ada perubahan aturan.
"Pasti itu [difasilitasi], kan masyarakat sudah ngampet sejak lama. Nanti kalau sudah level dua atau satu lah. Sudah level hijau lah istilahnya tidak merah lagi, saya yakin dibuka dengan prokes yang ketat," tandasnya.
Salah satu pedagang barang antik di Pasar Seni Gabusan, Mardepit Yulianto mengungkapkan ia kesulitan menjual barang antik karena selama pandemi tak bisa menggelar festival. Menurutnya festival barang antik mampu menyerap animo masyarakat dan mampu mendongkrak penjualan. "Belum bisa bikin acara keramaian buat membesarkan pasar ini," tuturnya.
"Harapannya lebih dipermudah sama orang dinas pengen bikin acara juga masih bisa. Soalnya untuk meramaikan pasar juga. Kemarin rencananya pengen bikin flea market tiap awal bulan, tapi sementara belum bisa," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman menyiapkan anggaran dan memantau pasokan air di 17 kapanewon untuk menghadapi potensi kekeringan musim kemarau.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dari Yogyakarta ke Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN meminta makanan MBG yang tidak layak tidak dikonsumsi dan segera dikembalikan ke SPPG untuk diperiksa dan diinvestigasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN membuka kanal khusus bagi guru untuk melaporkan keluhan, temuan, dan pengaduan terkait pelaksanaan Program MBG di sekolah.
Sebanyak 212 orang berhasil dievakuasi dari kebakaran KMP Putri Yasmin di Selat Lombok. SAR melanjutkan pencarian pada Kamis.