Gunungkidul Bidik Nilai A SAKIP, Bupati Dorong Reformasi Birokrasi
Pemkab Gunungkidul menargetkan predikat A pada SAKIP 2026 setelah tahun lalu meraih BB. Reformasi birokrasi dan kinerja nyata menjadi fokus.
Ilustrasi. /Reuters
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Tren kasus yang menurun membuat rumah sakit rujukan ikut mengurangi tempat tidur perawatan Covid-19. Hal ini terlihat di RSUD Wonosari yang mengurangi dari 83 tempat tidur menjadi 39 tempat tidur.
Direktur RSUD Wonosari, Heru Sulistyowati mengatakan, adanya penurunan kasus corona berdampak terhadap tingkat keterisian ruang perawatan. Untuk saat ini ada 17 pasien bergejala yang sedang menjalani perawatan.
“Sudah jauh berkurang. Dulu pada saat kasus tinggi, tempat tidur hampir penuh dan pasien harus mengantre,” katanya, Kamis (16/9/2021).
Meski demikian, kondisi sekarang lebih terkendali karena banyak tempat tidur perawatan yang kosong. Oleh karenanya, jumlah tempat tidur dikurangi dari 83 unit menjadi 39 unit.
Heru memastikan, penyediaan tempat tidur ini sangat situasional. Pada saat ada lonjakan kasus, maka manajemen siap menambah kapasitas perawatan sehingga pasien yang membutuhan perawatan dapat tertampung. “Mudah-mudahan bisa lebih terkendali lagi sehingga tidak ada lonjakan kasus,” katanya.
Baca juga: Warga Terdampak Tol Jogja-Solo Bingung karena Punya Sisa Lahan Segitiga yang Tak Diganti Rugi
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, pada Kamis ada tambahan delapan kasus positif baru sehingga total berjumlah 17.262 orang yang terpapar virus corona. Dari jumlah ini, sebanyak 16.413 orang sudah dinyatakan sembuh dan 1.009 orang dinyatakan meninggal dunia karena corona.
“Selain ada tambahan kasus baru, hari ini juga ada tambahan pasien sembuh sebanyak 20 orang. Sedangkan yang meninggal dunia tidak ada,” katanya.
Dewi mengakui, penularan corona dalam tren menurun. Meski demikian, ia meminta masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati karena sewaktu-waktu ada potensi lonjakan kasus penularan. Oleh karenanya, masyarakat diharuskkan tetap disiplin menjalankan protokol keseheatan. “Tidak boleh bosan karena dengan terus menaati protokol kesehatan, maka potensi terpapar virus bisa ditekan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul menargetkan predikat A pada SAKIP 2026 setelah tahun lalu meraih BB. Reformasi birokrasi dan kinerja nyata menjadi fokus.
Ancaman boikot Piala Dunia U20 Wanita mengguncang sepak bola dunia. Di baliknya, kritik tajam terhadap tata kelola FIFA dan ketimpangan gender. Bisakah ini jadi
Pangsa pasar mobil Tiongkok di Indonesia melonjak dari 5,8% pada 2024 menjadi 17,4% pada 2026. BYD, Wuling, dan Chery memimpin pertumbuhan.
ASDP dan Pelni membuka layanan pengiriman bantuan gratis untuk korban gempa NTT. Logistik dikirim melalui jalur laut guna mempercepat distribusi.
Malaysia dan Singapura menghadapi misi berat lolos ke final Piala AFF 2026 setelah kalah pada leg pertama semifinal dari Vietnam dan Thailand.
Mensesneg Prasetyo Hadi menjelaskan alasan kelereng dan karet loncat masuk dalam goodie bag HUT ke-81 Kemerdekaan RI.